Hanya Dua Pelatih Lokal Yang Bertahan Semusim Penuh di Liga 1 Musim 2021-2022

Usai resmi memimpin Persita Tangerang di laga penutup Liga 1 musim 2021-2022, Widodo C. Putro jadi pelatih lokal kedua setelah Aji Santoso yang berhasil bertahan semusim di Liga 1 musim 2021/22.

Laga Persita Tangerang lawan Persipura Jayapura jadi spesial buat Widodo C. Putro sebagai sang pelatih.

Nama Widodo C. Putro resmi masuk dalam Daftar Susunan Pemain di laga tersebut sebagai pelatih Persita Tangerang.

Catatan tersebut menempatkan pelatih kelahiran Cilacap itu menyusul Aji Santoso sebagai pelatih lokal yang berhasil bertahan semusim penuh di Liga 1 musim 2021/22.

Sebelumnya Aji Santoso membukukan catatan tersebut setelah resmi memimpin Persebaya di laga penutup musim lawan Borneo FC.

Rekor keduanya tergolong istimewa di Liga 1 musim ini, karena hanya 6 pelatih yang berhasil bertahan semusim.

Nama-nama pelatih yang berhasil membukukan rekor tersebut adalah Stefano Teco Cugurra (Bali United), Robert Rene Alberts (Persib Bandung), Paul Munster (Bhayangkara FC), Eduardo Almeida (Arema FC), Aji Santoso (Persebaya Surabaya), dan Widodo C. Putro (Persita Tangerang).

Rekor tersebut memperpanjang pencapaian kedua pelatih itu di Liga 1 sebagai pelatih lokal terbaik saat ini.

Sejak Liga 1 berlangsung pada musim 2017, kedua pelatih lokal itu masih memegang rekor peringkat klasemen akhir tertinggi diantara seluruh pelatih lokal di Liga 1.

Uniknya, keduanya juga masuk di pertengahan musim usai menggantikan pelatih asing.

Widodo C. Putro mencatatkan rekor itu lebih awal dengan membawa Bali United jadi runner-up Liga 1 pada musim 2017.

Widodo C. Putro masuk menggantikan Hans-Peter Schaller pada 10 Mei 2017.

Sementara itu, Aji Santoso menyusul rekor Widodo C. Putro dua musim kemudian dengan pencapaian yang sama di Persebaya Surabaya.

Saat itu, Aji Santoso masuk menggantikan Wolfgang Pikal pada 30 Oktober 2019.

Meski begitu, keduanya tidak mengakhiri musim bersama klub masing-masing diluar tiga besar klasemen akhir.

Aji Santoso dan Persebaya Surabaya finish di posisi kelima klasemen akhir Liga 1 musim ini.

Sementara Persita Tangerang bersama Widodo C. Putro masih berpeluang finis sepuluh besar musim ini jika berhasil menang atas Persipura Jayapura.

Bagi Widodo C. Putro, ini adalah musim penuh pertamanya di Liga 1.

Pada musim 2018, ia memutuskan mundur dari kursi pelatih Bali United jelang laga pekan ke-33 Liga 1 lawan Persija Jakarta.

Usai pengunduran diri itu, Widodo C. Putro fokus melatih Persita Tangerang sejak awal musim 2019 dan berhasil membawa klub tersebut promosi ke Liga 1.

Untuk Aji Santoso, ini adalah pencapaian musim penuh keduanya setelah musim 2018.

Pada musim 2018, pelatih asal Malang tersebut berhasil bertahan semusim penuh saat jadi pelatih Persela Lamongan.

Pada musim tersebut, Aji Santoso berhasil finish di posisi ke-13 klasemen akhir.

Lalu, pertanyaannya apakah keduanya bakal membawa timnya musim depan menyodok di papan atas klasemen akhir Liga 1? (Bolasport)