Tira Persikabo Targetkan Tutup Laga Liga 1 Secara Manis, Liestiadi Silau dengan Skuad Madura United

Laga pekan ke-34 Liga 1 2021-2022 antara Madura United vs Tira Persikabo berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (28/3/2022).

Tira Persikabo pun berhasrat menutup laga terakhir di kompetisi Liga 1 2021-2022 dengan manis.

Pelatih Tira Persikabo, Liestiadi, menuturkan bahwa tidak ada kendala dalam hal persiapan tim.

Menurut Liestiadi, anak asuhnya siap berjuang pada pertandingan ini.

“Seperti biasa rutinitas kami mempersiapkan tim ini untuk menghadapi pertandingan besok,” ucap Liestiadi, dalam sesi jumpa pers, Senin (28/3/2022).

“Semua tim siap tempur.”

“Kecuali ada beberapa pemain yang akumulasi kartu, seperti Andy Setyo, termasuk Gilang Ginarsa,” sambung mantan pelatih Persipura Jayapura itu.

Ia menambahkan, Ciro Alves dan Roni Sugeng siap menjadi tambahan kekuatan tim.

Mengingat, pada pertandingan sebelumnya melawan Arema FC, kedua nama di atas absen membela Tira Persikabo.

“Mudah-mudahan besok mereka siap tempur untuk menutup pertandingan terakhir ini dengan manis,” kata Liestiadi.

Di satu sisi, pelatih kelahiran Medan, Sumatra Utara itu, menyadari bahwa Madura United dihuni materi pemain yang mewah.

Di antaranya yakni Greg Nwokolo, Fachrudin Ariyanto, dan Bayu Gatra.

“Secara materi kalau dilihat Madura United lebih bagus, apalagi pemain cadangan ada sekelas Greg Nwokolo,” kata Liestiadi.

“Siapa yang tidak kenal Fachrudin, beberapa pemain eks tim nasional seperti Bayu Gatra.”

“Ada kiper yang bagus, secara keseluruhan pemain-pemain Madura berbahaya untuk tim kami,” tutur Liestiadi.

Secara posisi di klasemen kompetisi, Madura United lebih baik daripada Tira Persikabo.

Madura United yang mengumpulkan 41 poin menduduki urutan kesembilan.

Sedangkan Tira Persikabo dengan perolehan 37 poin menghuni peringkat ke-13.

“Kalau dari posisi Madura United lebih baik daripada Tira Persikabo,” ucap Liestiadi.

“Madura di papan tengah, terakhir mereka menang (0-1) lawan Borneo FC, sementara kami di 13,” tutup pelatih berusia 53 tahun itu.