Tim Putri Asal Papua Juara Piala Pertiwi, PSSI Berharap Gelaran Selanjutnya Lebih Ramai

Tim sepak bola putri Papua, Persitoli Tolikara, memastikan diri sebagai jawara kompetisi sepak bola putri Piala Pertiwi 2021/2022 tingkat nasional.

Persitoli Tolikara mengalahkan Bangka Belitung dengan skor 3-1 dalam laga final Piala Pertiwi 2021/2022 yang digelar di lapangan Sabilulungan Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (28/3/2022).

Tiga gol tim asal Papua itu tercipta dari kaki Marsela Yuliana Awi yang mencetak dua gol pada menit ke-38 dan 79′, serta Remini Chere Elisabeth Rumbewas pada menit ke-31. Sementara satu-satunya gol Bangka Belitung diciptakan Firanda pada menit ke-34.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengaku puas dengan gelaran Piala Pertiwi pada tahun ini. Terlebih para pemian yang terlibat mampu menunjukkan kualitasnya.

“Dari turnamen ini bisa dilihat banyak talenta bagus, memang kuncinya ada di pembinaan. Tolikara memang bagus pembinaannya, kebetulan Bupati yang menjadi ketua tim. Dia dekat dengan pemainnya dan mempersiapkan tim dengan susah payah untuk bisa menjadi juara,” ujar Iriawan setelah penyerahan trofi juara Piala Pertiwi.

“Bukan berarti Babel tidak bagus. Banyak pemain tim nasional di sana, karena itu saya berharap kegiatan ini diteruskan lagi pada tahun depan dan diharapkan provinsi lain banyak yang ikut berpartisipasi,” harap Ketua PSSI itu.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule ini berharap gelaran Piala Pertiwi bisa berlanjut pada tahun depan dengan peserta yang lebih banyak lagi.

“Sekarang masih kurang banyak ya, baru 18 peserta. Nantinya bisa menjadi ajang talent scouting kami untuk Timnas Indonesia, tujuannya pertandingan baik internal maupun luar negeri,” kata mantan Kapolda Jabar ini.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI), Nadalsyah, mengaku akan terus berkoordinasi dengan PSSI untuk menjalankan mandat yang diberikan.

“Setelah ini ada ASBWI Cup, mungkin Juni atau Juli ini. Kami evaluasi apa yang sudah baik kami pertahankan, dan yang kurang baik akan diperbaiki. Jadi setelah ini rapat evaluasi kami lakukan sekaligus menentukan jadwal ASBWI Cup,” ucap Nadalsyah.

Bahkan Nadalsyah memastikan para peserta akan mengalami penambahan. Setidaknya ada tiga tim tambahan dari Bali, Sumatra Utara, dan Kalimantan Selatan.

“Kami dorong Asprov di daerah untuk mempersiapkan skuat wanita di provinsi masing-masing. Sehingga 34 provinsi ini betul-betul siap ketika ada turnamen nasional dan mengirimkan perwakilannya,” ungkap Nadalsyah.