Rahmad Darmawan Bersumpah Tak Ada Anak Emas di Barito Putera

Rahmad Darmawan berani bersumpah, tidak ada anak emas di skuat Barito Putera, selama ia menukangi tim di putaran kedua BRI Liga 1 2021-22.

Sebagaimana diketahui, Barito Putera mengalami banyak perombakan pemain di putaran kedua BRI Liga 1, menindaklanjuti hasil minor yang didapat di putaran awal.

Pelatih anyar Barito, Rahmad Darmawan resmi mendepak empat pemain asing, dan memboyong empat pemain berpengalaman ke kubu Laskar Antasari di awal tahun 2022.

Empat pemain asing baru Barito musim ini yaitu Bruno Matos, Rafael Silva, Renan Alves dan Kim Jin-sung. Satu pemain yang paling disorot adalah nama terakhir, yaitu Kim.

Kim Jin-sung berada di bawah performa. Tak jarang, bek yang juga bermain sebagai gelandang bertahan itu membuat blunder sehingga bisa merugikan Laskar Antasari.

Meski demikian, Rahmad Darmawan masih sering memasang Kim Jin-sung di starting line up, sehingga membuat suporter Barito Putera geregetan dengan kehadirannya.

Sampai di satu titik, suporter Barito Putera yang tergabung dalam komunitas Sop Buntut, membuat ultimatum bahwa mereka tidak lagi menganggap Kim bagian dari tim.

Bahkan, ada beberapa komentar netizen yang menuduh pelatih Rahmad Darmawan mendapat keuntungan dari kehadiran Kim Jin-sung, alias Kim menjadi anak emas.

Namun nyatanya, Rahmad Darmawan dengan tegas menolak tuduhan tersebut. Bahkan, ia berani bersumpah tidak pernah menerima keuntungan dari pihak ketiga.

Pada kesempatan yang sama, pelatih berusia 55 tahun tersebut juga menuntut permintaan maaf dari netizen yang telah menuduhnya melakukan kongkalikong.

Melalui akun media sosial Instagram @sopbuntut1988official, pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan melayangkan rasa tidak senang atas tuduhan tersebut.

Eks pelatih Timnas Indonesia itu bahkan berani bersumpah jika ia tidak menerima sepeser pun keuntungan dari pilihannya memasang Kim Jin-sung di line up Barito.

“Andai saya sedikit pun mempunyai pemikiran sengaja memainkan seorang pemain, termasuk Kim, dengan tujuan agar Barito kalah atau gagal mencapai target.”

“Apabila saya menerima uang atau barang apapun berkaitan dengan Kim atau pemain Barito Putera seperti tuduhan kepada saya”

“Saya Rahmad Darmawan bersumpah demi Allah saya & keturunan saya tidak selamat dunia akhirat, andai saya melakukan hal yang dituduhkan di atas,” imbuhnya.

Kemudian, Rahmad Darmawan juga menuntut netizen untuk menyampaikan permintaan maaf dan klarifikasi di media sosial, jika tidak, ia akan melakukan somasi.

“Apabila tidak ada klarifikasi, saya akan melakukan sumpah Muhaballah kepada Anda semua. Selanjutnya saya akan somasi,” tulis sang pelatih Barito.

Pada unggahan itu, akun Instagram @sopbuntut1988official juga melakukan mediasi, dan mewadahi para netizen yang dituduh untuk meminta maaf pada Rahmad.

Hal ini diharapkan menjadi pelajaran agar netizen bisa bijak menggunakan media sosial, dan mendukung Barito Putera dengan positif di BRI Liga 1 2021-22.

Barito Putera sendiri akan menghadapi tantangan yang sulit, yaitu melawan Persik Kediri di pekan ke-32 BRI Liga 1 2021-22, hari ini, Sabtu (19/03/22) pukul 15.15 WIB.

Jika Barito Putera menang, maka anak asuh Rahmad Darmawan akan menjaga jarak dari zona merah klasemen sementara Liga 1.

Namun jika kalah dari Persik Kediri, maka Kim Jin-sung dkk bisa saja disalip oleh Persipura Jayapura di zona merah, sehingga rawan degradasi.