Alfeandra Dewangga Ceroboh di Awal Lalu Jadi Pahlawan di Detik Akhir, Bukti Siap Mental ke Luar Negeri?

Alfeandra Dewangga menunjukkan mentalitas luar biasa saat PSIS Semarang menahan imbang Bhayangkara FC.

Wonderkid tim nasional Indonesia, Alfeandra Dewangga, sekali lagi menunjukkan performa menawan bareng PSIS Semarang.

Alfeandra Dewangga merupakan salah satu dari sedikit alumnus timnas Indonesia di Piala AFF 2020 yang mempertahankan performa apik di level klub.

Terbaru, Alfeandra Dewangga terlihat sangat matang dalam laga PSIS Semarang vs Bhayangkara FC pada pekan ke-30 Liga 1 2021/22, Sabtu (12/3/2022).

Seperti biasa, Dewangga dipasang sebagai rekan duet Wallace Costa di posisi bek tengah.

Mendampingi bek asing yang sudah berusia 35 tahun, Dewangga bisa mempengaruhi pertandingan mengungguli rekan duetnya.

Dewangga yang terlahir pada 28 Juni 2001 memang mengawali laga dengan ceroboh, yakni menjatuhkan pemain lawan di kotak penalti.

Akibatnya, Herman Dzumafo bisa membawa Bhayangkara FC unggul dari titik putih saat laga berjalan 10 menit.

Tak seperti kebanyakan bek muda yang labil, Dewangga justru memperlihatkan kematangan sepanjang sisa pertandingan.

Dilansir dari Lapangbola.com, ia mencatatkan total 38 umpan sukses pada laga semalam, hanya kalah dari Wahyu Prasetyo dan Evan Dimas.

Aliran bola dari Dewangga terbukti bisa membuat PSIS menguasai bola hingga 58 persen.

Puncaknya, Dewangga mengeksekusi tendangan bebas tajam pada menit ke-93 untuk membuyarkan rencana kemenangan Bhayangkara FC.

Pada momen itu, ia tetap fokus meskipun tenaga sudah terkuras untuk melepas tembakan keras yang menghujam gawang Awan Setho.

Pendukung PSIS boleh merasa bahagia lantaran Dewangga tetap mempertahankan intensitas seperti yang ia tunjukkan di Piala AFF 2020 silam.

Pelatih Dragan Djukanovic sempat memuji Dewangga atas penampilan konsisten sang wonderkid.

“Dia datang setelah menjalani Piala AFF bersama timnas Indonesia dan hari ini saya puas dengan penampilan Dewangga,” sanjung Dragan (12/1/2022).

Dengan performa seperti itu, kepindahan ke luar negeri tampaknya tinggal menunggu waktu.

Dewangga kemungkinan besar menyusul eks rekan setimnya, Pratama Arhan, yang sudah meresmikan kepindahan ke Jepang.

Agen Dusan Bogdanovic juga telah mengindikasikan akan kembali ke PSIS, bisa jadi dalam rangka mewujudkan transfer Dewangga.

“Pak Yoyok menepati semua yang dikatakan dan saya sangat mengapresiasi itu,” tutur Dusan saat pengumuman transfer Arhan di Instagram PSIS (16/2/2022).

“Saya yakin ini bukan terakhir kali kita bekerja sama,” imbuhnya.

Alfeandra Dewangga sebelumnya sempat kecolongan menyebut Thailand sebagai destinasi berikut dalam kariernya.