Osas Saha Luncurkan Agency Olahraga, Kerja Sama dengan Dubes Asing

Pemain Bhayangkara FC Osas Saha meluncurkan bisnis agency olahraga lewat Global Sportainment Network. Ia menilai kehidupan atlet Indonesia harus lebih baik.

Bertempat di Kantor Walikota Jakarta Selatan, Sabtu (12/3/2022), Global Sportainment Network (GSN) menjalin kerja sama dengan beberapa pihak. Salah satunya tentu pihak Pemkot Jaksel dan sejumlah Duta Besar negara asing di Indonesia.

Turut hadir pada peluncuran ini yakni Dubes dari Jepang, Amerika Serikat, Spanyol, hingga Prancis. Osas berharap unit bisnisnya ini bisa membantu para atlet untuk menjalani karier dengan lebih baik.

“Ke depannya kami akan kerja sama dengan Jepang khususnya dan banyak negara yang memang support supaya kita bisa meningkatkan kualitas olahraga supaya dapat banyak pelajaran. Kami bukan fokus ke agen pemain, tapi lebih ke pemain muda,” kata Osas Saha.

“Supaya ada kolaborasi juga dari kami. Saya melihat karena atlet-atlet kita yang dulu setelah main bola mereka cuma bisnis di situ saja, dan selain jadi pelatih atau jadi misalnya apa, kalau tak mendapat gaji itu selesai,” ujar Osas yang merupakan Co-Founder GSN.

Salah satu program dari GSN adalah menyelenggarakan event-event. Osas beserta timnya juga tak fokus di sepakbola saja, tetapi olahraga pada umumnya.

Dikutip dari laman resminya, GSN punya misi untuk menghubungkan atlet dengan brands (sponsor). Mereka juga mau membantu atlet dengan kegiatan-kegiatan charity.

“Jadi bagaimana ke depannya supaya kami bisa meningkatkan kualitas kehidupan mereka (atlet). Kami akan membuat beberapa tim, kita akan bantu dengan event yang mereka mau,” ucap Osas.

“Kami akan mensponsori kegiatan itu, supaya mereka selesai main bola punya hidup yang baik. Kami ada banyak hal, ada tim beda-beda supaya bisa bantu mereka,” ucapnya.

Sementara itu, Walikota Jaksel Munjirin menyambut baik ajakan kerjasama dari GSN. Pihaknya siap mendukung program-program GSN yang punya tujuan baik untuk para atlet Indonesia.

“Tidak saja berprestasi dalam cabang olahraga masing-masing namun juga dapat menata kehidupan yang lebih baik di masa yang sekarang, maupun setelah diri mereka tidak aktif lagi sebagai atlet,” ucap Munjirin.

“Selain itu diharapkan adanya kolaborasi yang dapat memberikan warna baru bagi pariwisata, olahraga, dan turut menggerakkan perekonomian khususnya sektor ekonomi kreatif,” tuturnya.