Persela Knockout, 21 Laga Tanpa Kemenangan, Satu Kaki di Ambang Degradasi

Persela Lamongan takluk dari Persikabo Bogor dengan skor 2-3 dalam lanjutan Liga 1 202/2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (9/3).

Hasil itu sekaligus memperpanjang rekor Persela, yakni 21 laga tanpa kemenangan.

Ibarat dalam tinju dan olahraga full bela diri full contact lainnya, Persela seharusnya sudah dinyatakan knockout (KO).

Dalam hitungan 20 pertandingan, tidak sanggup kembali on the track dalam ring Liga 1 musim ini.

Laga Persela vs Persikabo sedianya berlangsung sengit.

Pada babak pertama, Persela mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu dan melakukan ancaman ke gawang Persikabo ketika Malik Risaldi melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.

Sayangnya, tendangan itu masih bisa ditepis kiper Persikabo Syahrul Trisna.

Selanjutnya, giliran gelandang Persela Gian Zola yang mengancam gawang Persikabo, tetapi upayanya masih belum menemui sasaran sehingga bola keluar lapangan permainan.

Persikabo mampu unggul terlebih dahulu pada menit ke-42 ketika mereka Ciro Alves mengeksekusi tendangan bebas dan mengirimkan umpan ke kotak penalti Persela.
Baca Juga:

Persela Wajib Menang dan Raih Poin Penuh Untuk Akhiri Rekor 20 Pertandingan Tanpa Kemenangan

Bola yang disambut oleh sundulan Dimas Drajad selanjutnya dikirimkan kepada Andy Setyo yang berdiri bebas di depan gawang Persela.

Dia pun tidak kesulitan untuk mencetak gol sehingga skor berubah menjadi 1-0.

Pada babak kedua, Persela kembali mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu dan mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-53 melalui tendangan dari Gian Zola yang mengubah skor menjadi 1-1.

Namun, situasi itu tak bertahan lama. Persikabo kembali unggul pada menit 64.

Berawal dari tendangan bebas yang dieksekusi oleh Ciro Alves, Didik Wahyu mampu menanduk bola dan mengubah skor menjadi 2-1.

Tim Laskar Pajajaran mampu menambah keunggulan pada menit ke-84. Kali itu, berkat gol yang dicetak oleh Ciro Alves yang memanfaatkan umpan dari Hanis Sagara dan mengubah skor menjadi 3-1.

Di penghujung babak kedua, Persela mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol dari Riyatno Abiyoso pada menit 89 dan mengubah skor menjadi 2-3 yang bertahan hingga pertandingan usai.

Hasil itu membuat Persikabo naik ke peringkat ke-12 klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 34 poin dari 30 laga, sementara Persela masih tertahan di zona degradasi posisi 17 dengan torehan 20 poin.

Dengan empat laga tersisa, peluang Persela lolos dari degradasi makin berat. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini terakhir kali merasakan kemenangan pada 25 Oktober 2021 saat melawan Persik Kediri.

Setelah itu, Persela mencatat sembilan hasil imbang dan 12 kekalahan sehingga posisinya terpuruk di zona degradasi. (antara/mcr13/jpnn)