Reaksi Eduardo Almeida Usai Arema FC Dikalahkan Persib Bandung

Arema FC harus mengakui keunggulan dari Persib Bandung, sekaligus rela tertinggal dengan poin yang lebih jauh di tabel klasemen. Kedua tim bentrok di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Rabu (9/3) malam WIB, pada pekan 30 Liga 1 2021/22.

Persib sempat tertinggal oleh gol Jayus Hariono pada menit ke-54. Tapi kemudian Bruno Cantanhede jadi aktor kemenangan Persib dengan sepasang gol yang ia cetak. Bagi pelatih Arema, Eduardo Almeida, kekalahan dapat diprediksi.

Pertandingan ini berjalan sesuai perkiraan Eduardo. Pelatih asal Portugal itu merasakan bahwa laga begitu berat bagi Arema dan Persib bermain lebih baik. Meski, Arema sempat mengimbangi permainan Persib dan memimpin lebih dulu.

“Persib memulai pertandingan lebih baik, tapi kami mampu mengimbanginya di babak pertama. Usai turun minum, saya merasa laga akan semakin berat karena kedua tim sama-sama berada di level yang bagus.. Kami mampu mencetak gol lebih dulu dan menciptakan peluangm, untuk memperlebar jarak. Tapi mereka [Persib] justru mencetak dua gol untuk memenangkan pertandingan,” tuturnya.

“Target kami sebenarnya menang, tapi sekali lagi, dalam sepakbola semua bisa terjadi dan kami akhirnya kalah.. Saya mengapresiasi para pemain yang sudah berjuang dalam pertandingan malam ini. Kami harus fokus menatap sisa laga berikutnya,” tukas sosok 43 tahun ini.

Sementara itu, pemain depan Arema, Rafli, juga merasa bahwa pertandingan ini benar-benar berat dan Persib mampu memanfaatkan kelengahan dari Singo Edan. Pertandingan berjalan begitu ketat, sehingga hilang fokus bisa membuat tim mana pun merugi.

“Setelah diganti, jujur saya tidak melihat proses golnya bagaimana. Intinya, kami kehilangan fokus, Persib bisa ambil dua gol dan memenangkan pertandingan. Selamat buat Persib,” bebernya.

Kami mengawali laga dengan cukup berat, karena Persib memegang kendali di awal babak pertama. Tapi, di pertengahan babak kami sudah mulai keluar dari tekanan itu. Bahkan di awal babak kedua kami bisa unggul,” pungkasnya.