Jika Tidak Lakukan Rotasi Pemain, Pelatih Persita Merasa Berdosa

Pelatih Persita Tangerang, Widodo C Putro ungkap alasan sering rotasi pemain dalam pertandingan.

Persita sangat beruntung memiliki sosok pelatih Widodo C Putro.

Tampil di Liga 1 musim dengan status tim promosi tidak membuat mereka kesulitan.

Tim Pangeran Cisadane selalu bisa menjaga konsistensi sebagai klub yang bersaing di papan klasemen.

Irsyad Maulana dkk selalu bisa menjaga posisi di 10 besar klasemen.

Widodo terlihat memiliki visi yang apik saat memilih pemain dalam pertandingan.

Tiga kiper mereka mendapatkan kesempatan bermain yang cukup.

Sehingga Rendy Oscario yang tampil sebagai kiper sanggup mengagalkan peluang emas dari Persebaya pada laga terakhir.

Tidak hanya kiper tapi semua lini mendapatkan banyak rotasi hingga pekan ke-29.

Rotasi dan kepercayaan kepada pemain menjadi kunci pelatih 51 tahun ini dalam bermain.

Dia bahkan melakukan langkah yang jarang dalam kompetisi Liga 1.

Bek Persita diisi pemain lokal dan Widodo menegaskan hal ini untuk meningkatkan potensi pemain lokal.

Widodo mengaku jika dia menang sengaja melakukan rotasi pemain.

Hal ini adalah cara untuk memberikan pemain kesempatan menunjukan kemampuan mereka.

“Kami dari tim pelatih berusaha, saya merasa berdosa jika tidak melakukan rotasi pemain,” kata Widodo C Putro seusai laga.

Mantan pemain timnas Indonesia menegaskan kepada semua pemain agar selalu siap.

Menurutnya, siapa saja yang tampil harus bisa menjaga kepercayaan pelatih.

Peningkatan kemampuan tim juga menjadi perhatian agar mereka bisa konsisten.

“Siapapun yang diturunkan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.”

“Tingkatkan kualitas individu maupun tim,” pungkasnya.