Jelang Hadapi Persela Lamongan, Tira Persikabo Dibayangi Keresahan 2 Laga Terakhir

Tira Persikabo akan menghadapi Persela Lamongan dalam pekan ke-30 Liga 1 2021-2022 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (9/3/2022).

Tira Persikabo pun masih dibayangi keresahan ketika melakoni dua pertandingan terakhir.

Yaitu saat takluk 1-0 dari PSIS Semarang dan bermain imbang 1-1 kontra Persipura Jayapura.

Pelatih Tira Persikabo, Liestiadi, merasa bahwa hasil dari dua laga di atas tidak seharusnya diraih anak asuhnya.

Menurut Liestiadi, keputusan-keputusan pengadil lapangan merugikan Dimas Drajad dkk.

“Dua pertandingan terakhir kami, sepertinya sangat-sangat dirugikan wasit,” ucap Liestiadi, Selasa (8/3/2022).

“Karena dari dua pertandingan itu harusnya dapat enam poin tapi dapat satu poin.”

“Memang itu rezeki kami dari Tuhan yang kami syukuri,” sambung pelatih berusia 53 tahun itu.

Di satu sisi, Liestiadi meminta pemain Tira Persikabo mewaspadai kebangkitan kubu lawan.

Persela Lamongan berusaha keras untuk keluar dari Zona Degradasi.

Saat ini, Persela Lamongan menempati urutan ke-17 klasemen dengan koleksi 20 poin.

Sedangkan Tira Persikabo yang mengumpulkan 31 poin menduduki posisi ke-13.

“Walaupun mereka di rangking dua terbawah, mereka masih punya optimisme naik supaya tidak terdegradasi, menjumpai tim-tim ini harus kami waspadai,” ucap mantan pelatih Persipura Jayapura itu.

“Sekarang posisi kami dengan poin sekarang belum aman dari degradasi.”

“Kami bersama Persela Lamongan, sama-sama menghindari degradasi,” ujar Liestiadi.

Ia pun berharap Tira Persikabo dapat meraih poin sempurna atas Persela Lamongan.

“Kami akan berusaha semaksimal poin untuk meraih poin atau tidak kalah, kalau bisa tiga poin yang syukuri,” kata Liestiadi.

Sementara itu, bek Tira Persikabo, Birrul Walidain, tidak ingin klub yang berjulukan Laskar Padjadjaran itu kehilangan poin pada laga ini.

“Untuk persiapan besok Alhamdulillah dalam keadaan sehat, besok harus mengamankan tiga poin karena kami sudah kehilangan poin dalam dua laga terakhir,” tutur Birrul.

“Kami harus fight dan mendengarkan instruksi dari pelatih,” tutup mantan pemain Persela Lamongan itu.