Buntut Lebih Percaya Saddil Ramdani, Pelatih Sabah FC Dituding Lupakan Pemain Lokal Malaysia

Ong Kim Swee menghadapi tudingan melupakan pemain lokal Malaysia akibat lebih mempercayai pemain asing seperti Saddil Ramdani.

Pelatih Sabah FC, Ong Kim Swee, langsung menghadapi tekanan besar pada pekan pembuka Liga Super Malaysia 2022.

Sabah FC dipermalukan oleh Negeri Sembilan dengan skor 0-1 pada pekan perdana Liga Super Malaysia 2022, Jumat (4/3/2022).

Pada laga itu, Sabah FC tetap mengandalkan winger Indonesia Saddil Ramdani sebagai kreator serangan dari sayap kanan.

Pada laga itu, Saddil Ramdani tercatat dua kali mengkreasi peluang pada babak pertama, yakni saat membuka ruang bagi Rizal Ghazali dan Baddrol Bakhtiar.

Sabah FC juga sejatinya bisa mencetak gol lebih dulu di ujung babak pertama saat mendapat hadiah penalti.

Sayang, striker asing Pessoa Neto gagal mengeksekusi penalti tersebut lantaran tembakannya ditahan kiper lawan.

Pada babak kedua, Negeri Sembilan bisa mencuri gol lewat Khair Jones, yang lantas tak bisa disamakan oleh Sabah FC.

Buntut dari kekalahan itu, pemilihan pemain yang dilakukan Ong Kim Swee kini dipertanyakan oleh suporter.

Ong Kim Swee, biarpun lama dikenal sebagai pelatih timnas Malaysia, dituding lebih mementingkan pemain asing.

Pada laga tersebut, Sabah FC tercatat menurunkan lima pemain asing, yaitu Saddil, Taiki Kagayama, Pessoa Neto, Jackson de Souza, dan Park Tae-su.

Selain itu, ada pula nama Stuart Wilkins yang merupakan blasteran Malaysia-Inggris.

Ong Kim Swee pun menegaskan ia tak memandang kewarganegaraan dalam menyusun skuat terbaik The Rhinos.

“Apabila saya membangun skuat anyar Sabah FC, sebenarnya tidak ada masalah saya harus menurunkan pemain lokal atau pemain dari mana,” terang Kim Swee di Berita Harian (8/3/2022).

“Yang penting bagi saya, jika mereka mampu beraksi sebagai pilihan utama, mereka akan tetap diturunkan,” tegasnya.

Dengan demikian, Ong Kim Swee memastikan melindungi Saddil Ramdani dan pemain asing lainnya dari sasaran kritik.

Ong Kim Swee balas menuding isu tersebut sebagai rencana untuk mengganggu persiapan Sabah FC di Liga Super Malaysia.

“Saya tidak melihat ini sebagai satu masalah besar,” tutur Kim Swee.

“Keuali ada segelintir kalangan yang sengaja memunculkan masalah ini sehingga mengganggu perjalanan tim dalam menghadapi Liga Malaysia,” pungkasnya.

Sabah FC selanjutnya akan menghadapi Petaling Jaya City FC, Rabu (9/3/2022) besok. (Bolanas)