Samsul Arif Jadi Pemain Terbaik Edisi Februari

Di usianya yang sudah menginjak 37 tahun, penyerang Persebaya Surabaya, Samsul Arif membuktikan bahwa dia belum habis. Eks penyerang timnas Indonesia itu bahkan terpilih sebagai pemain terbaik Liga 1 Indonesia musim 2021/2022 edisi Februari.

Tak selalu jadi pilihan utama di lini serang Persebaya Surabaya, Samsul Arif membuktikan bahwa dia tetap berkontribusi besar untuk tim berjuluk Bajul Ijo itu. Dari enam pertandingan yang dilakoninya sepanjang Februari, pemain dengan nomor punggung 9 itu sukses mencetak dua gol. Masing-masing ke gawang Persija Jakarta (14/2) dan Arema FC (23/2).

“Samsul menunjukkan performa yang bagus. Ia main 6 kali selama Februari. Beberapa kali ia muncul dari bangku cadangan dan sanggup mencetak dua gol yang menentukan kemenangan tim (Persebaya Surabaya),” sebuat Ketua Tim Technical Study Group (TSG), Yeyen Tumena seperti dilansir laman resmi Liga Indonesia.

Lebih lanjut Yeyen Tumena menjelaskan bahwa penentuan pemain terbaik tak melulu berdasarkan statistik. Namun ada variabel lain yang menjadi penentunya.

“Performa di lapangan menjadi acuan utama. Performa itu meliputi teknik, taktik, fisik, dan mental. Baru setelah itu didukung dengan data statistik. Bisa data soal jumlah gol, assist, menit bermain, sampai dengan mempertimbangkan jumlah kartu kuning atau merah yang dikantongi sang pemain,” tambah Yeyen.

Sementara itu, untuk kategori pemain muda terbaik Liga 1 2021/2022 edisi Februari, kembali Bagas Kaffa mengantongi prestasi di kategori tersebut. Defender Barito Putera itu dinilai pantas untuk mendapatkan predikat sebagai pemain muda terbaik karena penampilannya yang konsisten. Ditambah lagi, sepanjang Februari 2022, ia dua kali mengantongi prestasi sebagai pemain muda terbaik pada tiap pekannya.

Sedangkan untuk kategori gol terbaik, tim TSG memilih gol penyerang Arema FC, Carlos Fostes ke gawang Persija Jakarta pada Liga 1 2021/2022 pekan ke-23, sebagai pemenangnya.

“Gol itu dilakukan dengan teknik bicycle kick. Teknik itu menunjukkan tingkat kesulitan yang sangat tinggi,” tambah Yeyen.

Pada kategori pelatih terbaik, Rahmad Darmawan dipilih tim TSG sebagai pemenangnya. Ia dianggap berperan besar mengantarkan Barito Putera menuai hasil maksimal sepanjang Februari 2022.

“RD mampu memberikan perubahan pada permainan Barito Putera dan berperan penting pada setiap pertandingan. Ia mengantarkan 3 kemenangan beruntun dan mampu membawa timnya menghindar dari zona degradasi,” terang Yeyen.

Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB), Sudjarno memberikan apresiasi pada penentuan pemenang di BRI Liga 1 2021/2022 edisi Februari 2022. Menurut Sudjarno, adanya nama baru pada pemenang kategori pemain terbaik dan pelatih terbaik, menunjukkan persaingan per kategori makin kompetitif.

“Samsul Arif dan Rahmad Darmawan kembali membuktikan diri mereka bisa bersaing dengan pesohor-pesohor lain. Pengalaman dan kematangan keduanya yang lama malang melintang di sepak bola nasional, harus diakui, menjadi salah satu modal yang pantas untuk diperhitungkan,” jelas Sudjarno.