Pratama Arhan Pemain Indonesia Keempat Yang Merumput Di Liga Jepang

Pesepakbola muda Indonesia Pratama Arhan sebentar lagi bakal bergabung dengan klub Liga 2 asal Jepang, Tokyo Verdy.

Arhan yang telah dikontrak resmi selama dua musim kini tinggal menunggu proses visa.

Dikabarkan eks pemain PSIS Semarang itu akan terbang ke Jepang sepekan lagi.

Arhan yang tampil di Liga Jepang tak hanya disambut gembira masyarakat Indonesia.

Shoko Irie, perwakilan dari J League yang turut hadir di acara pelepasan Arhan di Kantor PSSI, Jumat (4/3/2022) mengatakan bahwa pihaknya dan orang-orang Jepang sangat senang Arhan bisa bermain di Liga Jepang.

Shoko juga menjelaskan untuk bisa tampil di Liga Jepang pemain harus mempunyai kemampuan yang sangat baik.

“Ya kami memang sangat terbuka untuk pemain-pemain yang bagus ya, sebelumnya ada Chanatip dari Thailand dia sangat bagus,” kata Shoko kepada Tribunnews usai mengikuti acara pelepasan Arhan.

“Kalau untuk pemain Indonesia saya kira Arhan pemain keempat sebelumnya ada Ricky Yacobi, Irfan Bachdim dan Stefano Lilipaly,” lanjut Shoko.

“Kami berharap Arhan bisa menunjukkan penampilannya di Jepang. Sekarang kita tahu sudah banyak orang Jepang yang menggemari dia,” harapnya.

Shoko juga tak menyangka hadirnya Arhan di Tokyo Verdy langsung disambut antusias para penggemarnya baik di Jepang maupun Indonesia.

Hal itu terbukti dari peningkatan pengikut Instagram Tokyo Verdy yang meningkat secara drastis.

“Kami sangat-sangat senang Arhan bisa bermain di Liga Jepang. Kami juga tahu Instagram Tokyo Verdy sebelum dia datang sekitar 60 ribu tapi setelah diumumkan menjadi 4 ribuan. Banyak fans dari Jepang dan tentunya juga fans dari Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan guna menunjang pembinaan pesepakbola muda Indonesia kedepan pihaknya coba merencanakan kerja sama dengan federasi sepakbola Jepang.

Ia ingin kedepan makin banyak pemain-pemain Indonesia yang bermain di Liga-Liga ternama baik di Eropa, Korea Selatan maupun Jepang.

“Ya kami tahu sepakbola Jepang sangat maju, Korea Selatan juga, Saya akan komunikasikan, nanti Pak Yoyok leading sektor kan anaknya ada di sana, nanti bisa komunikasi lagi. Suatu kemajuan yang baik buat kita, semakin banyak pemain kita main di luar makin bagus tingkat pembinaan kita,” kata Iriawan.

“Setelah ini mungkin saya akan komunikasi dengan federasi JFA untuk hal yang disarankan (kerjasama-red),” pungkasnya.