Persela Belum Menyerah Keluar dari Zona Degradasi Liga 1

Persela Lamongan tak ingin menyerah sampai penghujung musim BRI Liga 1 2021/2022. Menghadapi Borneo FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (5/3/2022) malam, mereka bertekad merebut tiga angka sempurna.

Asisten pelatih Persela, Ragil Sudirman, berharap bisa segera meraih kemenangan yang diidam-idamkan. Dalam 19 laga terakhir, klub berjuluk Laskar Joko Tingkir itu tak sekalipun mampu meraihnya.

“Kami sudah siapkan beberapa hari, yang jelas kami ingin bangkit dari zona bawah. Kami mengharapkan anak-anak besok mau bekerja keras dan semangat. Semoga besok kami diberikan hasil yang bagus,” tegasnya.

Persela memang butuh tambahan poin untuk selamat dari degradasi. Demerson Bruno dkk. saat ini berada di posisi kedua dari bawah dengan raihan 20 poin dalam 28 pertandingan yang telah dijalani.

Dengan enam pertandingan tersisa, secara teknis masih ada kesempatan bagi Persela Lamongan. mengejar Barito Putera yang berada di zona aman dengan selisih tujuh poin.

Persela paham betul bila situasi mereka tengah kritis. Tanpa kemenangan dalam 19 laga beruntun menjadi pukulan tersendiri bagi mental pemain. Tetapi Ragil tak ingin hal tersebut membebani anak asuhnya.

“Kami harapkan mereka bisa disiplin sampai peluit akhir. Kemarin melawan Bali United sudah kecolongan, jadi kami akan antisipasi. Buat pemain, main all out saja. Kalau ada kemauan pasti ada keberhasilan,” tegasnya.

Meski begitu, Ragil sadar butuh lebih dari kerja keras untuk berhasil menaklukkan Borneo FC. Menurutnya, pengalaman pemain lawan bisa menjadi kesulitan tersendiri bagi mereka.

“Pemain Borneo banyak pemain pengalaman. Saya lihat banyak pemain bagus dan banyak yang perlu diwaspadai. Mereka juga bermain dengan penuh kerja keras,” imbuhnya.

Persela dipastikan harus menata ulang strateginya untuk pertandingan ini. Jose Wilkson yang menjadi andalan lini depan, dipastikan tak bisa tampil karena menjalani hukuman akumulasi kartu.

Sebetulnya, ini bukan kali pertama mantan pemain Persebaya tersebut absen. Tetapi kepergiannya kali ini jelas menjadi pukulan besar bagi klub asal Kota Soto tersebut.

Persela pun hanya bisa mengandalkan Selwan Al-Jaberi sebagai penyerang utama. Namun, Persela masih memiliki senjata rahasia dalam diri Rahel Radiansyah. Winger berusia 30 tahun itu selalu mencetak gol dalam tiga laga terakhir.