Arema FC Kecam Keras Oknum Suporter Yang Serbu Akademi Aji Santoso

Manajer Arema FC Ali Rifki menyesalkan oknum suporter yang melakukan aksi vandalisme terhadap akademi sepakbola milik pelatih Aji Santoso (ASIFA) yang terletak di Malang. Ia meyebut seharusnya kejadian itu tidak perlu terjadi.

Sejumlah oknum suporter Arema FC aksi tidak terpujinya pada Rabu (23/2) malam WIB. Berdasarkan video amatir yang banyak beredar di media sosial, mereka melontarkan kata-kata kasar yang ditujukan untuk Aji.

Gerombolan oknum suporter ini juga menorehkan sejumlah umpatan melalui beberapa spanduk dan poster dengan kata-kata tak pantas. Bahkan bus milik ASIFA tak luput dari serangan dengan coretan kata-kata tidak pantas.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan oknum suporter Arema FC yang dikalahkan Persebaya. Singo Edan takluk satu gol tanpa balas di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar semalam.

“Manajemen mengutuk keras insiden yang dilakukan oknum suporter. Secara terbuka kami juga sudah meminta maaf ke coach Aji Santoso dan siap bertanggungjawab,” kata Ali.

Selain itu, Ali mengatakan pihaknya mengutuk keras adanya aksi yang masuk dalam kategori kriminalitas. Satu suporter di Lumajang diserang orang tak dikenal usai menonton laga Arema FC versus Persebaya.

Pihak kepolisian kini sedang mengusut kasus tersebut. Sejumlah saksi mata diminta keterangan untuk mengungkap pelaku penyerangan tersebut.

“Pembacokan yang mengakibatkan jatuhnya korban. Ini sudah murni kriminalitas dan bukan cerminan sikap sportivitas yang mestinya dimiliki suporter bola,” ucapnya.