Dihantui Zona Degradasi, Pelatih Persiraja Akui Sulit Bersaing Tanpa Pemain Asing

Pelatih Persiraja Banda Aceh, Sergio Alexandre, mengungkap alasan di balik kekalahan yang diraih anak asuhnya saat jumpa Persik Kediri pada laga pekan ke-27 Liga 1 2021-2022.

Dalam duel yang berlangsung di Stadion I Ngurah Rai, Denpasar, Rabu (23/2/2022) itu, Persiraja harus bertekuk lutut seusai tumbang dua gol tanpa balas dari Persik Kediri.

Seluruh gol skuad Macan Putih pada laga ini dicetak oleh penyerang asing, Youssef Ezzejjari, yakni pada menit ke-32 dan 83.

Sergio Alexandre mengatakan, Laskar Rencong menghadapi situasi sulit karena tak bisa menurunkan dua pemain asingnya pada laga ini.

Menurut dia, absennya Bruno Dybal cukup terasa. Sebab, Persiraja sulit mengontrol lini tengah tanpa kehadiran gelandang asal Brasil tersebut.

“Hari ini kami bermain tanpa Bruno Dybal, playmaker kami. Dia adalah pemain penting di lini tengah,” kata Sergio dalam sesi konferensi pers pascapertandingan, Rabu (23/2/2022).

“Sebab, Dybal mampu menjadi opsi terbaik bagi pemain di lini tengah untuk menahan bola saat kami menguasai bola,” ia melanjutkan.

Sergio mengatakan, Bruno Dybal harus absen dari daftar pemain Persiraja hari ini karena mengalami cedera.

Absennya Dybal jelas menyulitkan Persiraja untuk memenangi duel di wilayah lini tengah. Hasilnya, mereka kehilangan kendali pada babak pertama.

“Sayangnya, dia tidak bisa bermain pada pertandingan ini karena mendapatkan cedera pada laga sebelumnya,” ujarnya.

“Akibatnya, kualitas di lini tengah kami anjlok. Inilah yang menyebabkan kami kehilangan kendali di lini tengah,” ia menambahkan.

Kekalahan ini membuat skuad Laskar Rencong semakin merana di dasar klasemen sementara. Pasalnya, mereka hanya mampu meraup 12 poin dari 27 laga.

Sementara itu, tambahan tiga poin ini membawa tim asuhan Javier Roca naik ke peringkat kesembilan klasemen sementara dengan koleksi 33 poin dari 27 pertandingan.