Persebaya Vs Arema: Mustaqim Bicara Absennya Fortes, Almeida Tolak Derby Jatim sebagai Penentu Juara

Pekan ke-27 BRI Liga 1 2021 bakal menyajikan Derby Jatim super panas antara Persebaya Surabaya vs Arema FC.

Sabung Bajul Ijo vs Singo Edan digeber di Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali, Rabu (23/2/2022) malam, pukul 20.45 WIB.

Di pertemuan putaran pertama lalu, Persebaya Surabaya dan Arema FC bermain dengan skor imbang 2-2.

Di laga ini, Arema FC tanpa diperkuat striker andalannya asal Portugal, Carlos Fortes.

Asisten pelatih Persebaya Surabaya, Mustaqim, tidak menyangkal bahwa absennya striker Arema FC, Carlos Fortes sedikit menguntungkan timnya.

Pasalnya, striker asal Portugal itu memang menjadi andalan Arema FC di lini depan, sudah berhasil ciptakan 16 gol dan 3 assist dari 24 penampilannya.

Carlos Fortes masuk dalam tiga nama jajaran top skor Liga 1 2021 sejauh ini.

Ia absen di laga ini akibat akumulasi kartu kuning.

Tidak hanya Carlos Fortes, dua pemain Arema FC lain harus absen di laga ini akibat cedera, Kushedya Hari Yudo dan Dedik Setiawan.
Iklan untuk Anda: Seorang ibu rumah tangga ditelan ular piton raksasa
Advertisement by

“Saya pikir sedikit iya (menguntungkan) karena selama ini Fortes diandalkan, dan selama ini hampir setiap pertandingan cetak gol.”

“Tentunya tanpa mengesampingkan pemain-pemain yang lain,” ungkap Mustaqim kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (22/22022).

Namun pelatih asal Surabaya itu enggan menurunkan kewaspadaan karena ia cukup yakin, pemain pengganti yang disiapkan Arema FC juga berkualitas.

Apalagi di laga ini Persebaya juga akan turun dengan kekuatan tidak penuh, tanpa Marselino Ferdinan dan Arif Satria karena akumulasi kartu.

“Saya pikir semua pemain yang akan diturunkan Arema akan berbahaya kalau kami sedikit lengah,” ucapnya.

Ia juga sangat yakin laga pekan 27 Liga 1 2021/2022 akan berjalan sangat menarik, selain rivalitas, dua tim memiliki kualitas.

Arema FC bahkan belum tersentuh kekalahan di 23 laga terakhir. Termasuk bermain imbang 2-2 di pertemuan putaran pertama.

Namun Persebaya sedang dalam motivasi tinggi setelah di laga terakhir menang 0-1 dari Persiraja Banda Aceh.

“Pertandingan derby jatim sangat ditunggu-tunggu, apalagi pertandingan dengan rival, Arema FC.”

“Mudah-mudahan pertandingan ini berlangsung menarik dan menghibur,” harapnya.

“Semua pemain sangat siap dan sangat ingin memenangkan pertandingan besok malam,” pungkas Mustaqim.

Sementara itu, pelatih Arema FC Eduardo Almeida bicara blak-blakan perihal peta kekuatan dan kualitas Persebaya Surabaya.

Eduardo Almeida menyebut Persebaya Surabaya merupakan tim bagus di orbit kompetisi Tanah Air.

Pada putaran pertama lalu, Arema nyaris saja mengalahkan Persebaya.

Sayang, Persebaya mampu menyamakan kedudukan 2-2 lewat gol telat Marselino Ferdinan.

Itulah salah satu alasan Eduardo Almeida menyebut Persebaya tim yang layak diwaspadai dalam pertandingan pekan ini.

Apalagi, mereka sekarang juga tengah bersaing di posisi lima besar klasemen untuk bersaing meraih trofi juara.

“Persebaya adalah tim yang bagus, mereka ada di posisi lima besar.”

“Persebaya tim dengan penyerangan terbaik, tapi juga kebobolan banyak gol.”

“Kami harus mencoba menghentikan kekuatan mereka, dan mengeksplorasi kelemahan pertahanan mereka untuk mencetak gol,” kata Almeida dikutip SURYAMALANG.COM dari wearemania.net.

Eduardo Almeida menegaskan, Singo Edan menginginkan tiga poin di laga melawan Bajul Ijo.

Itulah target Arema untuk bertahan di posisi teratas klasemen sementara.

Saat ini Arema memimpin klasemen sementara dengan 55 poin.

Mereka hanya selisih satu angka saja dengan Bali United di peringkat 2, dan dua angka dengan Bahayangkara FC di peringkat 3.

“Kami inginkan tiga poin melawan Persebaya, karena itu target kami, seperti di laga melawan tim lainnya.”

“Secara umum, Persebaya adalah tim bagus, tapi derby tetaplah derby yang harus kami menangkan,” imbuhnya.

Eduardo Almeida sepakat jika setiap laga adalah final.

Namun, pelatih asal Portugal itu tak mau menganggap laga melawan Persebaya Surabaya ini sebagai laga penentuan Arema menjadi juara, karena masih tersisa tujuh laga lainnya.

“Ini satu lagi pertandingan yang harus kami lakoni dengan melakukan yang terbaik, agar bisa meraih tiga poin.”

“Tapi, saya yakin ini bukanlah laga penentuan untuk meraih titel juara,” tegasnya. (Surya Malang)