Menpora: Administrasi Sandy Walsh dan Jordi Amat Belum Lengkap untuk Dinaturalisasi demi Timnas Indonesia

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali masih menunggu kelengkapan administrasi dari dua pemain keturunan, Sandy Walsh dan Jordi Amat sebelum dinaturalisasi demi Timnas Indonesia.

PSSI telah mengirimkan dokumen Sandy Walsh dan Jordi Amat ke Amali pada beberapa waktu lalu. Menteri asal Gorontalo itu juga setuju dengan naturalisasi keduanya untuk Timnas Indonesia.

“Saya masih menunggu karena katanya masih ada yang harus dilengkapi administrasinya dan sekarang sedang disiapkan PSSI,” kata Amali dinukil dari Antara, Selasa (22/2/2022).

Amali menjamin bahwa proses naturalisasi di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tidak butuh waktu lama jika dokumen keduanya telah lengkap.

Amali memperkirakan bahwa proses naturalisasi keduanya akan memakan waktu yang cukup panjang jika telah sampai di Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham).

“Nanti yang butuh waktu itu di Kemenkumham karena ada alurnya dan memang harus dilakukan dengan teliti. Namun, semua tergantung kecepatan administrasi,” jelasnya.

Permintaan naturalisasi sejumlah pemain keturunan di Eropa berasal dari keinginan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Amali mendapatkan jaminan dari juru taktik asal Korea Selatan itu bahwa pesepak bola yang dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia bukan pemain sembarangan.

“Pelatih menyampaikan kepada saya bahwa dia tidak mau sekadar menaturalisasi pemain jika kualitasnya tidak bagus,” imbuh Amali.

“Jadi, mudah-mudahan pemain muda bisa terpacu dengan kehadiran pemain naturalisasi di Timnas Indonesia,” paparnya.

PSSI telah mendapatkan konfirmasi kesediaan dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia dari tiga pemain keturunan di Eropa. Ketiganya adalah Sandy Walsh, Jordi Amat, dan Shayne Pattynama.

Naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat bahkan telah diproses ke Kemenpora, namun PSSI baru menerima dokumen dari Shayne Pattynama.

Selain tiga pemain itu, PSSI sempat mendekati tiga pemain keturunan lainnya untuk dinaturalisasi. Ketiganya adalah Mees Hilgers, Ragnar Oratmangoen, dan Tijjani Reijnders. Namun, ketiganya menolak dengan penyebab restu orang tuan dan minat.

“Shin Tae-yong memang meminta empat nama pemain naturalisasi untuk. Sekarang sudah terisi tiga, tinggal mencari satu lagi,” ujar anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani.