Liga 3: PS Siak Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah 16 Besar, 2 Stadion Megah Disiapkan?

Klub asal Riau, PS Siak, benar-benar serius mengincar tiket promosi ke Liga 2 musim depan. Mereka langsung mengajukan diri sebagai tuan rumah seiring kelolosan ke babak 16 besar Liga 3 2021, Selasa (22/2/22).

Sekadar mengingatkan, PS Siak baru saja menyegel satu slot di babak 16 besar Liga 3 2021 usai memetik kemenangan telak empat gol tanpa balas atas Perseden Denpasar dalam laga pamungkas Grup V babak 32 besar di Stadion Jenggolo, Sidoarjo.

Hasil ini berarti PS Siak berhak menemani Deltras Sidoarjo ke babak 16 besar dari Grup V. Total mereka mengemas enam poin, sementara tim lain dipastikan tersingkir, yakni Perseden Denpasar dan Gasma Enrekang.

Kemenangan PS Siak ini membuat manajemen merasa bangga. Manajer Romy Lesmana mengapresiasi kerja keras yang diperlihatkan oleh seluruh pemain.

“Para pemain telah bekerja keras merebut bola dan menguasai permainan,” kata Romy Lesmana kepada redaksi berita olahraga INDOSPORT via aplikasi pesan singkat Whatsapp.

Selanjutnya, PS Siak berencana memberikan jatah libur selama beberapa hari kepada skuatnya yang telah berjuang keras dari babak 64 besar ke babak 16 besar. Mereka juga mengaku ingin mengajukan diri sebagai tuan rumah.

“Sekarang kami libur dulu selama beberapa hari, baru kemudian memulai latihan lagi. Kami juga berencana mengajukan diri sebagai tuan rumah babak 16 besar,” cetusnya.

Berdasarkan informasi yang diterima INDOSPORT, PS Siak telah maju ke PSSI untuk menyampaikan niat menjadi tuan rumah babak 16 besar Liga 3 2021. Mereka tinggal menunggu respons dari federasi selaku operator kompetisi.

2 Stadion Megah

Diketahui, Provinsi Riau tempat PS Siak bernaung memiliki dua venue megah yang dulu pernah dipakai untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) sedekade silam pada 2012, yakni Stadion Kaharudin Nasution, Rumbai, serta Stadion Utama Riau, Pekanbaru.

Stadion Kaharudin Nasution di Rumbai berkapasitas 30.000 penonton, sedangkan Stadion Utama Riau, Pekanbaru, lebih megah lagi, yaitu 43.923 penonton.

“Belum ada keputusan resmi karena kami masih menunggu persetujuan dari Pemda, Asprov, dan Askab setempat. Harus diurus dulu segala perizinan dan protokol kesehatan di sana,” tandas Romy Lesmana. (indosport.com)