Timnas Malaysia Digegerkan Pemain Naturalisasi yang Menipu dan Palsukan Dokumen Demi Kantong Pribadi

Curran Ferns menuding terdapat pemain naturalisasi Malaysia yang memalsukan dokumen demi memperkaya diri sendiri.

Angin naturalisasi tampak bertiup berbeda arah di sepak bola Indonesia dan Malaysia.

Di Indonesia, PSSI sedang menggodok proses naturalisasi untuk pemain blasteran yang merumput di Eropa.

Empat pemain blasteran tersebut meliputi Sandy Walsh (KV Mechelen), Jordi Amat (KS Eupen), Mees Hilgers (FC Twente), dan Ragnar Oratmangoen (Go Ahead Eagles).

Keempat pemain itu telah mendeklarasikan diri memiliki darah Indonesia dari orang tua masing-masing.

Saat ini, Sandy Walsh dan Jordi Amat menjadi dua pemain yang telah melengkapi dokumen naturalisasi untuk dibawa ke Kemenpora RI.

Di Negeri Jiran, program naturalisasi pemain justru sedang berada dalam sorotan negatif.

Hal tersebut bermula dari uraian panjang pemain blasteran Australia-Malaysia, Curran Ferns, di Instagram.

Curran Ferns merupakan produk akademi Melbourne Victory yang pernah merumput di Malaysia bersama Negeri Sembilan, Felda United, dan Melaka United.

Curran Ferns menyoroti federasi sepak bola Malaysia (FAM) yang mudah memberikan kewarganegaraan kepada pemain “tak jelas”.

“Sungguh luar biasa melihat FAM ingin memberi naturalisasi kepada pemain yang berbohong dia (punya darah) Malaysia,” tulis Ferns di Instagram (7/2/2022).

“(Si pemain) bertujuan mendapatkan paspor untuk keuntungan pribadi,” tudingnya.

Unggahan Curran Ferns terkait penipuan pemain naturalisasi Malaysia (7/2/2022).

BolaNas.com

Unggahan Curran Ferns terkait penipuan pemain naturalisasi Malaysia (7/2/2022).

Menurut Ferns, terdapat pemain asing yang berbohong bahwa dia memiliki darah Malaysia dan tak memiliki dokumen untuk membuktikannya.

Ferns menyebut fenomena naturalisasi bodong tersebut sebagai “hinaan terbesar” dan “tamparan di muka”.

“Bagaimana kita bisa mengizinkan seseorang yang mencoba memanipulasi dan berbohong pada setiap orang karena namanya berbau Asia, dengan tujuan mengisi dompetnya.”

“Itu adalah penghinaan terbesar dan tamparan di muka.”

“Tunjukkan dokumen yang membuktikan bahwa keluargamu punya darah Malaysia karena kamu berkoar tentang itu bertahun-tahun.”

“Atau minta maaf kepada orang-orang karena telah menipu dan mohon ampun, kemudian serahkan pada publik apakah kamu masih pantas menjadi warga Malaysia,” tukasnya.

Tak diketahui siapa yang dituding Curran Ferns sebagai penipu dan pembohong tersebut.

FAM memang terhitung murah hati memberikan status naturalisasi pada pemain asing.

Bahkan, Vocket FC melaporkan FAM tak akan menghalangi klub Malaysia yang ingin menaturalisasi pemain asing.

Saat ini, terdapat tiga pemain naturalisasi yang aktif membela Malaysia, yaitu Mohamadou Sumareh, Guilherme de Paula, dan Liridon Krasniqi.