Persiraja Vs Persita: Beda Tren dan Misi Dua Tim Promosi

Pekan ke-23 BRI Liga 1 yang digelar di Stadion I Kompyang Sujana Denpasar, Bali, Minggu (6/2/2022), bakal dihiasi duel antardua tim promosi, yakni Persiraja Banda Aceh dan Persita Tangerang. Keduanya naik kasta dari Liga 2 pada 2020.

Pada putaran pertama 16 Oktober 2021 lalu, mereka berbagi angka 1-1. Artinya, persaingan keduanya dari Liga 2 ke BRI Liga 1 musim ini tetap berlangsung sengit.

Putaran kedua ini, tren Laskar Rencong dan Pendekar Cisadane juga berbeda cukup mencolok. Persiraja di tangan pelatih anyar, Sergio Alexandre mulai bangkit dari keterpurukan. Dari empat partai, arsitek asal Brasil ini telah menyumbang lima poin.

Sementara keperkasaan Persita lambat laun mulai menurun bila dibandingkan putaran pertama lalu. Selama lima pertandingan terakhir, juru taktik Widodo C. Putro memberikan empat angka. Posisi Persita di klasemen pun mulai melorot.

“Kita siap menghadapi siapa pun di Liga 1 ini. Eforia kemenangan atas Persija telah lewat. Berikutnya fokus dengan Persita. Kami sudah siapkan taktik melawan Persita,” kata Sergio Alexandre.

Mantan pelatih Suphanburi FC di Liga Thailand ini terus memperbaiki performa anak asuhnya tiap hari. “Kita berlatih dan bekerja keras tiap hari. Jeda waktu untuk menghadapi Persita, saya manfaatkan mematangkan strategi. Kita akan lihat hasilnya di lapangan besok,” tuturnya.

Bek Persiraja, Eriyanto mengakui Persita memiliki pemain bagus di beberapa lini. Ini membuat dia dan rekan setimnya harus waspada sepanjang babak.

“Penjagaan khusus satu pemain tidak ada. Tapi ada beberapa pemain yang harus terus diawasi. Karena mereka adalah ruh permainan Persita Tangerang. Dan, coach Sergio telah mengajari bagaimana cara kami bermain dan menghentikan serangan lawan,” ujarnya.

Persita Tetap Pede

Pelatih Widodo C. Putro tetap optimis jelang laga bergengsi antardua tim promosi ini. Dia juga tak merasa keder dengan rekor terakhir Persiraja yang sukses membekuk Persija.

“Ya, itu hasil bagus bagi Persiraja. Kami biasa saja menilai lawan. Karena semua tim harus dihadapi. Tapi kami, Persita. Kami ingin tampil bagus besok,” ucapnya.

Pria asal Cilacap, Jateng, ini tak menganggap Persiraja spesial. “Persiraja seperti tim lainnya di Liga 1 ini. Kami tetap respek. Kami main normal dan terus meladeni mereka. Tapi saya lebih fokus bagaimana cara Persita memenangkan pertandingan nanti,” katanya.

Sebagai sikap respek, Widodo pun tak meremehkan posisi Persiraja yang masih sebagai juru kunci klasemen sementara.

“Posisi klasemen itu hanya angka yang menunjukkan prestasi sebuah tim. Yang lebih penting tetap kekuatan dan cara main kita. Persiraja tetap boleh dianggap enteng. Karena saya ingin Persita naik, begitu pula Persiraja,” jelasnya.

Prakiraan Susunan Pemain

Persiraja (4-3-3): Fakhrurrazi Quba (kiper), Rendy Saputra, Eriyanto, Leo Lelis, Choirul Rifan (Bek), Defri Rizki, Jabar Sharza, Bruno Dybal (Gelandang), Assanur Rijal, M. Rifaldi, Vivi Asrizal (Striker)
Pelatih: Sergio Alexandre (Brasil)
Persita (4-4-2): Dhika Bhayangkara (Kiper), Dedi Gusmawan, M. Toha, Andre Agustiar, Obet Choiri (Bek), Taufik Febrianto, Cardoso, Nuriddin Davrovov, Bae Sin-you (Gelandang), Correa, Alta Ballah (Striker).
Pelatih: Widodo C. Putro (Indonesia)