Penyebaran Covid-19 Meningkat, PT LIB Tetap Gelar Seri 4 Di Bali

Meningkatnya kasus penyebaran virus corona di Bali, belum membuat PT Liga Indonesia Baru (LIB) berpikir untuk memindahkan lokasi seri keempat Liga 1 2021/22. Operator kompetisi tersebut masih mau melaksanakan pertandingan di Pulau Dewata.

Sejauh ini sudah ada 68 orang yang terdiri 52 pemain dan 16 ofisial dari 12 klub Liga 1 positif Covid-19. Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi sepanjang bergulirnya kompetisi sepakbola kasta teratas Tanah Air.

Bahkan, pertandingan Madura United kontra Persipura Jayapura di Stadion Kompyang Sujana, Selasa (1/2), terpaksa ditunda. Penyebabnya, karena skuad Laskar Sape Kerrab tersisa kurang dari 14 pemain.

Padahal tiga seri Liga 1 sebelumnya yang dilangsungkan di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah dan Yogyakarta, berjalan lancar. Tidak ditemukan pemain maupun ofisial yang terinfeksi virus corona.

“Sampai sekarang, kami selesaikan bagaimana bisa recovery di seri 4. Kami belum bicara [Liga 1] pindah atau tidak, kami selesaikan semuanya, sampai normal. Kemudian syukur-syukur semuanya bisa selesaikan di Bali,” kata direktur operasional PT LIB Sudjarno saat jumpa pers virtual.

Sudjarno tidak membantah terjadi kelalaian dalam penerapan protokol kesehatan (prookes) di Bali. Maka dari itu, ia meminta seluruh kontestan lebih ketat lagi untuk mengawasi sehingga tak ada orang yang terpapar virus corona.

“Kami komitmen, harus menyempurnakannya, evaluasi prokes. Oleh karena itu, komitmen kompetisi ingin terus berlanjut sampai selesai, sehingga masing-masing klub menyempurnakan semuanya,” ucapnya.

“Kompetisi ini sangat panjang, kami tak full bubble, sehingga ada masa jeda pulang ke homebase. Maka tak mungkin terus dilakukan di satu tempat psikologis orang perlu diperhatikan juga,” ia menambahkan.