Catatan Dragan Djukanovic soal Kekalahan PSIS dari Madura United di BRI Liga 1: 30 Menit Awal Mengecewakan!

PSIS Semarang kembali menuai hasil buruk. Tim berjulukan Mahesa Jenar itu kalah 1-2 saat berhadapan dengan Madura United, Jumat (28/1/2012) malam WIB.

Di laga itu, dua gol Madura United dicetak oleh Renan Silva dan Beto Goncalves. Sementara itu, satu gol dari PSIS dicetak oleh penyerang asing baru mereka, Chevaughn Walsh.

Ini adalah kekalahan ketiga PSIS Semarang dalam lima pertandingan terakhir. Sebelumnya, Wallace Costa dan kolega kalah dari Persipura Jayapura dan Persija Jakarta.

Selain itu, kekalahan itu juga membuat PSIS kian menjauh dari papan atas klasemen. Kini, tim asuhan Dragan Djukanovic dan kolega turun ke posisi tujuh klasemen.

PSIS baru mengumpulkan 31 poin dari 21 pertandingan. Mereka tertinggal jauh delapan poin dari Persebaya Surabaya yang ada di posisi keempat. Dengan catatan, Persebaya baru bermain 20 kali.

Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic menyatakan ia sudah menduga laga ini akan berjalan berat untuk tim asuhannya. Ia menilai para pemain Madura United punya kualitas individu yang sangat baik.

Di laga ini, para pemain asing Madura United memang sangat berperan pada kemenangan mereka. Terutama trio berdarah Brasil yang ada di lini depan mereka yakni Hugo Gomes, Beto Goncalves, dan Renan Silva.

Belum lagi ada pemain lokal yang punya kreativitas bagus seperti Bayu Gatra Sanggiawan. Keempatnya sangat berperan dalam merepotkan lini belakang PSIS di laga ini.

“Seperti yang saya bilang sebelumnya pertandingan ini akan sulit, karena Madura punya tim bagus dengan kualitas individu yang bagus dan kami tahu ini sebelum laga,” ujar Djukanovic dalam sesi konferensi pers selepas laga.

Dua gol yang masuk ke gawang PSIS terjadi di awal babak pertama. Tepatnya pada menit ke-14 dan menit ke-17 babak pertama.

Hal itu jadi sorotan tersendiri bagi Djukanovic. Bahkan, pelatih asal Montenegro itu menyebut permainan PSIS di 30 menit awal babak pertama sangat mengecewakan.

“30 menit pertama, tim kami buruk sekali tanpa agresifitas dan tanpa mental bertanding. Kami kalah secara taktik di 30 menit babak pertama,” ujarnya.

“Kami juga kEbobolan dua gol bodoh dari kesalahan pemain belakang setelah itu sulit untuk comeback,” keluh Djukanovic.