Pelatih Persikabo soal Tim Lapis Dua Persib: Mereka Sangat Spartan…

Persikabo 1973 gagal mengambil “keuntungan” dari situasi sulit yang dihadapi Persib Bandung. Klub berjulukan Laskar Padjajaran itu malah takluk dengan skor 0-1 dalam laga pekan ke-21 Liga 1 2021-2022.

Seperti diketahui Persib terpaksa kehilangan banyak pemain andalannya karena terpapar Covid-19. Tak tanggung-tanggung, ada total sembilan pemain yang absen karena virus corona.

Nahas bagi Persib, kabar terpaparnya sembilan pemain tersebut didapatkan beberapa jam jelang laga menghadapi Persikabo.

Kubu Persib memang belum secara resmi mengumumkan siapa saja pemain yang terpapar Covid-19.

Diduga kuat kesembilan pemain yang terpapar Covid-19, adalah mereka yang absen di laga melawan Persikabo, yakni Bruno Cantanhede, David da Silva, Marc Anthony Klok, Ezra Walian, Nick Kuipers, Victor Igbonefo, Dedi Kusnandar, Supardi Nasir, dan Febri Hariyadi.

Alhasil dalam laga yang berlangsung di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (29/1/2022) itu Persib turun dengan skuad lapis kedua, yang sebagian besarnya adalah pemain muda.

Jumlah pemain dalam skuad Persib di laga tersebut pun terbilang seadanya. Maung Bandung sampai memasukan tiga penjaga gawang dalam daftar pemain cadangan.

Sebuah hal yang kurang lazim dilakukan, karena biasanya klub hanya memasukan satu penjaga gawang cadangan. Terlihat Persib benar-benar mengalami krisis pemain.

Sayang bagi Persikabo, mereka gagal memanfaatkan situasi tersebut. Laskar Padjajaran harus mengakui keunggulan Persib.

Pelatih Persikabo Liestiadi mengakui, absennya sembilan pemain andalan Persib seharusnya menjadi momentum emas bagi timnya untuk mendulang poin penuh.

Keberuntungan bak belum berpihak kepada Persikabo. Padahal, mereka mampu mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan banyak peluang berbahaya.

Namun, kekalahan adalah hasil yang harus diterima dengan lapang dada.

“Selamat kepada Persib yang sukses meraih tiga poin, walaupun sebelum pertandingan kami merasa diuntungkan sebenarnya karena banyak pemain inti mereka tidak bisa main,” kata pelatih Persikabo, Liestiadi, seusai laga.

Liestiadi pun memuji spirit dan daya juang yang ditunjukkan para pemain muda Persib. Menurutnya, Beckham Putra dan kolega tampil spartan sepanjang laga.

“Tetapi di pertandingan tadi kita bisa melihat, walaupun mereka bermain dengan pemain lapis dua atau pemain muda, namun mereka tampil sangat spartan,” ujarnya lagi.

Kekalahan dari Persib, tentu menjadi pukulan bagi Persikabo yang tengah berupaya naik ke papan tengah. Hasil minor tersebut membuat posisi Ciro Alves dkk tak beranjak dari papan bawah, tepatnya di posisi ke-13 dengan 23 poin.

Liestiadi mengatakan, beberapa hal telah masuk dalam catatannya sebagai bahan evaluasi. Salah satu yang paling disorotinya adalah koordinasi permainan dalam mengantisipasi situasi bola mati dan serangan cepat lawan.

“Ini merupakan evaluasi kami, bagaimana ke depannya kami harus bisa memanfaatkan setiap momen yang kami dapatkan,” tutur Liestiadi.

“Kemudian juga kami harus fokus dalam mengantisipasi serangan cepat dan situasi bola mati lawan. Karena tadi juga kami kebobolan dari situasi bola mati,” katanya menegaskan.

Adapun pemain Persikabo, Ronaldo Wanma, mengatakan, seluruh pemain sudah berjuang maksimal untuk bisa meraih poin atas Persib. Akan tetapi keberuntungan memang belum berpihak kepada Persikabo.

Ronaldo menegaskan, para pemain akan mengevaluasi performanya agar bisa menampilkan permainan yang lebih baik di laga selanjutnya.

“Kami pemain sudah berjuang dan berusaha dengan maksimal. Mungkin kami belum beruntung malam ini. Kami minta maaf kepada suporter kami warga Bogor,” kata Ronaldo.

“Ke depannya kami akan perbaiki dan tidak mengulangi kesalahan yang sama malam ini. Semoga ke depannya kami lebih baik lagi.”