Berharap Pemainnya Bermain di Liga Champions dan Gandeng Luis Milla, Persija Luncurkan Buku Persija DNA

Persija Jakarta secara resmi mengeluarkan buku panduan sepak bola bernama Persija DNA.

Peluncuran Persija DNA itu dilakukan di Kantor Persija Academy, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Rabu (26/1/2022).

Direktur Olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus, mengatakan Persija DNA itu akan diterapkan untuk Persija Academy yang nantinya bisa mencetak pemain-pemain top.

Bahkan, syukur-syukur ada pemain-pemain Persija Academy yang menerapkan Persija DNA dan bisa bermain di Eropa.

“Hari ini kami luncurkan Persija DNA yang diharapkan bisa menjadi panduan bagi Persija khususnya usia muda agar kami mencetak pemain-pemain muda di masa depan yang berkualitas.”

“Bukan hanya berkontribusi untuk tim utama tapi juga untuk tim nasional Indonesia.”

“Selain itu diharapkan juga pemain Persija Jakarta nanti bisa berkiprah di Liga Champions Eropa,” ucap Ferry Paulus.

Pria asal Manado, Sulawesi Utara, itu mengaku proses pembuatan Persija DNA ini sudah dimulai sejak tiga tahun yang lalu.

Lanjut Ferry Paulus, Persija Jakarta mencari berbagai macam referensi untuk menciptakan Persija DNA.

Salah satu referensi Persija Jakarta adalah eks pelatih timnas Indonesia, Luis Milla.

Perlu diketahui, ada dua asisten Luis Milla di timnas Indonesia yang sempat merapat ke Persija Jakarta yakni Julio Banuelos dan Eduardo Perez.

Julio Banuelos dipercaya menjadi pelatih kepala Persija Jakarta di Liga 1 2019.

Adapun Eduardo Perez menjadi asisten pelatih.

Perjalanan kedua pria asal Spanyol itu tidak berlangsung lama di Persija Jakarta.

Meski begitu, kedua sosok tersebut termasuk Luis Milla ikut berperan dalam membuat Persija DNA.

“Persija DNA ini prosesnnya hampir tiga tahun dengan berbagai macam referensi hasil riset kami bersama teman-teman dan pakar-pakar sepak bola Eropa, Spanyol, Australia, dan beberapa negara lain.”

“Kumpulan-kumpulan riset itu kami jadikan Persija DNA,” ucap Ferry Paulus.

Mantan anggota Exco PSSI itu mengatakan tak hanya Luis Milla yang berperan dalam pembuatan Persija DNA.

Sebelumnya Persija Development sempat berkunjung ke beberapa negara yang sepak bolanya lebih maju untuk menambah referensi pembuatan Persija DNA.

Dari kunjungan itu, Persija Jakarta memutuskan bekerjasama dengan Ekkono.

Ekkono adalah metode pelatihan sepak bola yang digunakan lebih dari 40 klub sepak bola profesional dan federasi sepak bola di seluruh dunia.

“Kami juga bekerjasama dengan Ekkono. Ekkono ini juga bekerjasama dengan Paris Saint Germain (PSG).”

“Riset-riset itu termasuk Luis Milla, kami berhasil merangkumnya dan ternyata itu cocok untuk kami,” ucap Ferry Paulus.

Ferry Paulus juga menyebutkan bahwa Persija Jakarta mempunyai kerjasama dengan klub-klub luar negeri.

Nantinya bisa saja pemain-pemain jebolan Persija Academy membela klub-klub tersebut.

“Kami mempunyai kerjasama dengan Deportivo Alaves (Spanyol), Brisbane Roar (Australia), dan beberapa negara Eropa lainnya termasuk klubnya Erick Thohir di Inggris Oxford United.”

“Kalau untuk Asia, kami kerjasama dengan FC Tokyo.”

“Ya dari itu semuanya, cita-cita kami sebenarnya ada pemain kami bermain di Liga Champions,” tutup Ferry Paulus.