Samsul Arif Ambil Bagian dalam Proses Pematangan Pemain Muda Persebaya

Kehadiran pemain-pemain muda di Persebaya Surabaya tak membuat penyerang senior Samsul Arif merasa tersaingi.

Samsul Arif justru menikmati persaingan untuk mendapatkan kepercayaan pelatih Aji Santoso.

Menurutnya, kompetisi dalam tim adalah sebuah kebutuhan untuk mengarungi ketatnya persaingan menjadi juara.

Sebab, kata Samsul Arif, kerja keras saja tidak cukup, pemain juga dituntut punya ambisi dan tidak boleh berpuas diri.

“Iklim kompetitif di Indonesia kan dinamis, berubah-ubah. Kita tahu kan persaingan antar klub membutuhkan kesolidan dalam tim. Kita harus mempunyai iklim kompetisi juga di antar pemain,” ujar mantan pemain Arema itu.

Samsul Arif pun sudah ambil bagian dalam proses pematangan para pemain muda Persebaya Surabaya.

Sebagai pemain senior, dia menegaskan tekad untuk tidak mau kalah.

Samsul Arif rutin menebar ancaman melalui performa impresifnya dalam setiap kepercayaan yang diberikan pelatih.

Sikapnya secara tidak langsung menciptakan iklim persaingan yang sehat dalam skuad Persebaya Surabaya.

Dengan bekerja sungguh-sungguh, dia ikut menstimulasi tekad pemain-pemain muda untuk menembus batas-batas maksimal mereka.

“Saya pikir pemain muda sekarang banyak belajar dan banyak berkembang di tangan coach Aji Santoso. Banyak sekali perkembangan,” kata pemain berusia 37 tahun.

“Saya pikir mereka punya kualitas yang sama dengan kita (para pemain senior), hanya perbedaannya dari segi mental.”

“Saya dan pemain senior tidak perlu memberikan motivasi harus begini dan begitu.”

“Kami hanya berusaha menjadi role model buat mereka. Mereka tidak perlu dikritik, mereka butuh role model baik di dalam maupun di luar lapangan,” imbuhnya.

Sinergi yang dilakukan Samsul Arif dan para senior lainnya pun membuahkan hasil manis di skuad Persebaya.

Persebaya Surabaya menjadi salah satu tim dengan kualitas pemain muda paling bersinar, baik di Liga 1 2021-2022 maupun timnas Indonesia.

Sebut saja penyerang potensial Persebaya, yakni Marselino Ferdinan, Rachmat Irianto, Rizky Ridho, Ernando Ari dll.

Kelima pemain itu sudah berani menopang tulang punggung Persebaya Surabaya di usianya yang masih sangat muda.