Robert Alberts Beri Prediksi Tim yang Berpotensi Juara Liga 1 2021

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, menilai setelah melalui tiga pertandingan paruh kedua Liga 1 2021-2022, peta persaingan untuk menjadi juara tidak mengalami perubahan yang signifikan.

Menurut pelatih asal Belanda ini, tim yang berada di papan atas bisa mempertahankan posisinya, sehingga memiliki peluang sama untuk menjadi juara pada kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia musim ini.

Sebagai informasi, hingga memasuki pekan ke 20, pemuncak klasemen sementara kompetisi Liga 1 2021 diisi oleh Bhayangkara FC dengan 43 poin.

Kemudian Arema FC 41 poin, Persib di posisi tiga mengumpulkan 40 poin, Persebaya Surabaya dengan nilai 39 menempati peringkat keempat dan peringkat lima ditempati Bali United 38 poin.

Sedangkan di peringkat keenam ditempati PSIS Semarang, tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini mengoleksi 31 poin dan dinilai Robert Alberts memiliki peluang untuk menjadi juara.

“Seperti yang saya katakan sebelum liga dimulai, klub-klub yang saya sebut kini masih menjadi calon juara. Kecuali Semarang yang menjadi kejutan dan kini masih ada di papan atas,” kata pelatih yang sempat menangani PSM Makassar ini.

“Sedangkan sisanya, tim-tim yang saya prediksi ada di papan atas bisa mempertahankan itu termasuk kami,” ucap Robert Alberts menambahkan.

Melihat selasih poin di papan atas yang berdekatan, Robert Alberts menilai persaingan untuk menjadi juara di kompetisi Liga 1 2021-2022 semakin ketat.

Sehingga, skuat Maung Bandung akan berusaha semaksimal mungkin menampilkan permainan terbaiknya dan meraih poin penuh di sisa pertandingan putaran kedua.

“Tentunya tidak mudah untuk mendapatkan gelar juara, jadi kami juga terus melangkah dan percaya pada diri sendiri,” ungkap Robert Alberts.

Robert Alberts menilai, sejauh ini tim kebanggaan Bobotoh masih berada di jalur yang tepat untuk bersaing menjadi juara kompetisi Liga 1 2021-2022.

Meski begitu, di sisa pertandingan putaran kedua kompetisi Liga 1 2021-2022, Robert Alberts menilai akan ada tantangan berat yang harus dilalui, yakni jadwal pertandingan yang sangat padat.

“Kami ada di jalur yang tepat dan ini akan sangat sulit, karena nanti kami akan bermain setiap empat hari sekali, hanya ada waktu dua hari untuk berlatih sebelum kembali bertanding lagi,” jelas Robert Alberts.