Karantina Tuntas, Pemain Asing dan Naturalisasi Arema Sudah Berlatih Lagi

Arema FC berpeluang turun dengan kekuatan penuh saat menghadapi Persipura Jayapura pada matchday 21 BRI Liga 1 2021/2022, Jumat (28/1/2022).

Beberapa pemain yang sempat menjalani karantina karena gejala COVID-19 sudah kembali lagi. Mereka adalah pemain asing dan naturalisasi. Adilson Maringa, Sergio Silva, Renshi Yamaguchi, Carlos Fortes hingga Fabiano Beltrame.

Para pemain ini sempat menghilang dari line-up dalam pertandingan sebelumnya lawan PSIS Semarang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Sinyal mereka sudah kembali terlihat dalam sesi latihan Arema FC di Bali pagi tadi (24/1/2020). Lima pemain itu sudah ikut latihan dengan Ridwan Tawainella dkk. sehingga karantina 6 hari yang dilakukan sudah bisa membuat mereka bebas dari COVID-19.

Seperti diketahui, saat ini Arema FC membagi timnya jadi dua kelompok saat libur kompetisi karena FIFA matchday. Satu tim pulang ke Malang untuk latihan sekaligus melepas rindu dengan keluarga.

Sedangkan satu tim lagi tetap di Bali. Para pemain yang sempat menjalani karantina tentunya langsung bergabung dengan latihan di Bali.

“Alhamdulillah kondisinya terus membaik,” kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

Sebenarnya pada Minggu (23/1/2022) sudah ada tanda-tanda para pemain tersebut sudah dinyatakan negatif dari virus corona. Sebab, mereka sudah berjalan-jalan keluar hotel.

Itu terlihat dari story Instagram Maringa, Sergio dan Fortes. Pastinya ini jadi kabar baik untuk pelatih Eduardo Almeida karena timnya bisa lebih tangguh saat lawan Persipura.

Laga sebelumnya melawan PSIS Semarang, Arema tampil pincang. Tanpa pemain asing dan cadangan juga terbatas mereka bermain imbang 0-0. Beruntung masih ada satu poin yang diraih sehingga mereka bisa mempertahankan rekor 17 laga tanpa kekalahan dan kini bersaing di papan atas.

Setelah pemain asing dan naturalisasi kembali gabung latihan, rencananya Arema menggelar latihan dengan skuat lengkap dalam waktu dekat.

Selasa (25/1/2022) rombongan pemain Arema dari Malang sudah bergabung lagi dengan tim yang ada di Bali. Jadi latihan taktik dan strategi bisa dijalankan. Selama membagi tim jadi dua kelompok, program latihan hanya untuk menjaga kondisi fisik pemain agar tak sampai drop.

1 Comment

Comments are closed.