Persebaya fokus penyelesaian akhir saat latihan jelang lawan PSS

Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso fokus kepada penyelesaian akhir saat latihan masa libur kompetisi Liga 1 karena jeda internasional sekaligus persiapan menjelang pertandingan melawan PS Sleman.

Pantauan ANTARA di sela latihan di Stadion Gelora 10 November Tambaksari Surabaya, Jumat sore, para pemain dilatih mencetak gol melalui umpan sayap dan tendangan dari luar kotak penalti.

“Ada waktu beberapa hari untuk membenahi semua kekurangan di Bali lalu,” kata dia kepada ANTARA usai memimpin latihan, Jumat.

Kendati pada klasemen sementara hingga pekan ke-20 Liga 1 musim kompetisi 2021/2022 Persebaya menjadi satu-satunya tim yang paling banyak mencetak gol ke gawang lawan sebanyak 38 gol, namun tetap disorot karena lini depan yang kurang maksimal.

Pada beberapa pertandingan terakhir, Green Force gagal memanfaatkan melimpahnya peluang yang seharusnya bisa dimanfaatkan menjadi gol.

Bahkan, Aji Santoso terpaksa menggantikan striker utama Jose Wilkson yang pada putaran pertama tampil kurang sesuai harapan, dengan penyerang impor Arsenio Valpoort.

Namun, dari tiga kali kesempatan, striker asal Belanda tersebut belum menunjukkan kualitasnya dan sempat disorot publik.

Latihan Persebaya yang digelar tertutup untuk umum ini diawali dengan umpan-umpan pendek satu dua kali sentuhan dan kemudian mengasah ketajaman di depan gawang dari umpan silang.

Berikutnya, Aji Santoso juga melatih insting mencetak gol melalui tendangan dari luar kotak penalti yang dilanjutkan menggiring bola menyusuri lapangan dari sayap.

Sesuai jadwal, pertandingan terdekat Persebaya berlangsung 29 Januari nanri menghadapi PS Sleman (PSS), namun masih ada kemungkinan ditunda karena protes tim kepada PSSI akibat lima pemain utama dipanggil Timnas Indonesia.

Di sisi lain, timnas yang diasuh Shin Tae-yong akan menjajal Timor Leste dalam dua pertandingan uji coba internasional pada 27 dan 30 Januari di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.

Kelima pemain Bajol Ijo yang saat ini berada di Bali untuk melakukan pemusatan latihan adalah Ernando Ari (kiper), Rizky Ridho (bek), Rahmat Irianto (bek/gelandang), Ricky Kambuaya (gelandang) serta pemain muda berusia 17 tahun Marselino Ferdinan (gelandang).