Puji Mentalitas Wiljan Pluim, Ini Penjelasan Pelatih PSM Makassar

Pelatih PSM Makassar, Joop Gall, memuji mentalitas yang ditunjukkan Wiljan Pluim dalam langa lanjutan Liga 1. Gelandang asal Belanda ini tampil dengan motivasi tinggi meski baru pulih dari cedera lutut.

Joop Gall cukup kaget ketika keputusannya mempertahankan Pluim di dalam lapangan mendapat sorotan. Pluim bermain penuh saat PSM bermain tanpa gol lawan Persik Kediri pada laga Liga 1, Selasa (18/01/22).

Dalam laga itu, Pluim beberapa kali melakukan salah umpan atau dipatahkan lawan. Ini cukup jarang terjadi karena Pluim biasanya rutin melepaskan umpan-umpan akurat.

Hal ini kemudian memunculkan dugaan bahwa kaki Pluim masih bermasalah. Dia mengalami cedera lutut saat partai lawan Persela Lamongan pada seri 3 Liga 1 2021/2022 lalu.

Joop Gall menilai bahwa Pluim memang layak ada di lapangan. Sorotan itu menurutnya tak pantas diterima Pluim sebagai salah satu kunci di tim Juku Eja.

“Ini seperti ejekan pada pemain terbaik kita. Pluim tetap menjadi pemain terbaik kita. Kita tahu bersama dia mengalami cedera beberapa pekan lalu, namun dia menunjukkan motivasi untuk ingin tampil. Ada Pluim di tim saja sudah memberi pengaruh pada tim lawan, dengan mereka melihat Pluim bermain,” kata Joop Gall.

Joop Gall pun menjelaskan bahwa setiap pemain kadang tak bisa selalu tampil bagus. Ada satu waktu dimana pemain bisa saja tampil dibawah performa.

Pada musim ini, Pluim sudah tampil 18 kali dari total 20 laga yang dijalani PSM. Mantan pemain Roda JC Belanda ini menyumbangkan tiga gol.

“Tentu saja seorang pemain memiliki hari yang baik dan hari yang buruk. Namun motivasi dari Pluim sudah menjelaskan pemain seperti apa dia,” tutur pelatih asal Belanda ini.

Bisa jadi Pluim salah melepaskan umpan karena minimnya pergerakan para pemain. Joop Gall usai laga lawan Persik menyebut para pemain harus berbenah tentang pergerakan tanpa bola.

“Para pemain terlalu diam, hingga pemain yang pegang bola tidak tahu opsi-opsi apa yang dia miliki. Saya mau para pemain harus lebih berani lagi ke depan dan melakukan gerakan tanpa bola, agar memberi opsi pada si pemegang bola,” ungkap Joop Gall.

Hal ini menjadi salah satu evaluasi yang dilakukan PSM Makassar pada jeda kompetisi Liga 1. Wiljan Pluim dkk. Joop Gall punya waktu lebih dari sepekan untuk fokus berlatih.