Penampilan Persipura di Tangan Alfredo Vera: Sulit Dikalahkan, Tapi Lupa Cara Cetak Gol

Persipura Jayapura ditangan Angel Alfredo Vera menunjukkan progres yang signifikan ketimbang saat masih ditukangi oleh Jacksen F Tiago di Liga 1.

Meski masih berkutat di papan bawah, namun Persipura era Alfredo Vera sulit dikalahkan.

Dari delapan laga yang sudah dilakoni bersama Alfredo Vera, tim Mutiara Hitam baru menelan sekali kekalahan dan mendapatkan tiga kemenangan serta empat kali imbang di Liga 1.

Hasil tersebut jauh lebih baik ketimbang Persipura di era Jacksen F. Tiago awal musim kemarin yang hanya bisa mengumpulkan lima poin dari 12 pertandingan dan membuat Persipura terseok-seok di zona degradasi.

Ditangan Alfredo Vera, Persipura bisa perlahan lepas dari zona degradasi dan sulit dikalahkan.

Kemenangan pertama Persipura ditangan Alfredo Vera diraih saat menghadapi Persikabo 1973 dengan skor 2-1 pada 11 November 2021. Selanjutnya mereka bermain imbang 1-1 lawan PSM Makassar, 27 November 2021.

Alfredo Vera gagal melanjutkan hasil positif saat bertemu mantan klubnya, Bhayangkara FC. Ketika itu, Persipura takluk dengan skor 0-2 pada 2 Desember 2021.

Persipura lalu mendapatkan satu poin lagi kontra PSS Sleman dengan skor 1-1, 7 Desember 2021. Kemenangan kedua kembali mereka raih atas PSIS Semarang dengan skor 2-1, 11 Desember 2021.

Lalu pada 6 Januari 2022, Persipura mendapatkan poin pertama putaran kedua di Bali usai menahan imbang Persela Lamongan 1-1.

Vera kemudian berhasil mendulang kemenangan ketiganya bersama Persipura saat mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-1, 11 Januari 2022.

Teranyar, tim Mutiara Hitam akhirnya memperpanjang hasil tak pernah kalah usai menahan imbang Persiraja Banda Aceh tanpa gol, 16 Januari lalu.

Hasil imbang tersebut sekaligus menjadi clean sheet pertama yang dibuat Persipura, sejak terakhir kali dicatatkan saat menghadapi Persija Jakarta di laga ketiga putaran pertama, 19 September 2021.

“Kita memang tidak berpikir yang lain, dan kita fokus saat ini bisa terlepas dari zona degradasi. Dan kita sudah bisa naik perlahan di klasemen,” ujar Alfredo Vera.

Torehan tiga kemenangan dan empat kali imbang dari delapan laga merupakan hasil yang terbilang positif. Hanya saja, Persipura masih memiliki sebuah kelemahan yang harus segera dibenahi.

Lini depan mereka masih sangat tumpul. Hingga pekan ke-20, Persipura baru membuat 17 gol atau rata-rata hanya membuat satu hingga dua gol saja perlaga. Uniknya, mereka tak pernah melesakkan tiga gol ke gawang lawan.

Vera sudah menyadari kelemahan timnya itu. Ia pun akhirnya mendatangkan rekrutan anyar asal Argentina, Ramiro Fergonzi untuk menjadi tandem Yevhen Bokhashvili di lini depan.

Sayangnya, mereka juga masih kesulitan mencetak gol saat menantang tim juru kunci, Persiraja Banda Aceh, berapa hari lalu.

“Saya lihat memang banyak peluang tapi tidak bisa gol, dan mungkin kurang akurasi saja tapi saya tidak tahu kenapa tidak bisa gol, mungkin kurang beruntung juga,” tutur Vera usai menghadapi Persiraja.

Defisit gol Persipura hingga pekan ke-20 BRI Liga 1 2021 ini menjadi yang terburuk dalam sejarah keikutsertaan mereka di kompetisi sepak bola Indonesia.