Bambang Pamungkas: Yes, Persija Mengincar Saddil Ramdani

Manajer Persija Jakarta, Bambang Pamungkas ternyata mengungkat klub yang dikelolanya mengincar Saddil Ramdani pada bursa transfer Liga 1 yang baru saja ditutup.

Perbaikan komposisi pemain dilakukan dengan penambahan tujuh nama baru dilakukan Persija saat tengah musim 2021-2022.

Di bursa transfer Liga 1 2021-2022 yang ditutup 12 Januari tahun ini, Persija mendapatkan tujuh nama baru.

Dari semua incaran Persija, ternyata ada yang gagal mereka daratkan untuk memperkuat pasukan Macan Kemayoran.

Pemain itu adalah pesepak bola yang kini memiliki karier di Liga Malaysia bersama Sabah FC, Saddil Ramdani.

Dalam jumpa pers via zoom pada Kamis (20/1/2022) malam WIB, hal itu diutarakan Bambang Pamungkas.

Sempat tersiar rumor akhir tahun lalu, jika Persija mengirimkan sinyal ingin meminang Saddil Ramdani.

Sayang, status Saddil Ramdani yang punya kontrak dengan Sabah FC sampai November 2022 membuat Persija urung bisa memulangkan sang pemain.

“Soal Saddil pernah diinginkan oleh Persija, yes. Saddil Ramdani adalah salah satu pemain yang list didatangkan Persija,” ujar Bepe, sapaan Bambang Pamungkas.

“Namun arena satu dan lain hal, maka kami tak bisa mendatangkan Saddil Ramdani di bursa transfer Liga 1 yang baru berlalu,” tuturnya menambahkan.

Soal alasan kegagalan Persija tak bisa mendaratkan Saddil Ramdani di Jakarta, terkait permintaan transfer sejumlah uang dari Sabah FC, Bepe bungkam.

Bahkan, Bambang Pamungkas enggan bicara lebih lanjut soal kegagalan Saddil Ramdani gabung tim yang kini dikelolanya itu.

Menurut mantan striker andalan Persija ini, bukan hanya Saddil Ramdani saja yang masuk incaran Persija pada bursa transfer Liga 1 tengah musim ini.

“Soal incaran itu, bukan saja Saddil Ramdani yang masuk daftar kami. Kala itu, Angelo Alessio juga punya pilihan lain,” ujarnya singkat.

Lantas, apakah Persija tetap menginginkan Saddil Ramdani kembali setelah pada saat ini gagal merekrut sang pemain sayap.

“Ke depan soal Saddil Ramdani, itu bagian dari diskusi yang panjang dari kami,” kata Bambang Pamungkas menutup keterangannya.