Cara PSSI Menangkan Hati Shin Tae-yong dari Uang Melimpah yang Ditawarkan Klub asal China

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengungkapkan bagaimana awal terjadi kesepakatan dengan Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong resmi bergabung ke timnas Indonesia pada akhir tahun 2019 lalu.

Belum lama ini Shin Tae-yong memberi pengakuan jika sebelum memutuskan untuk ke Indonesia dirinya sempat mendapatkan tawaran dari klub asal China.

Hal tersebut disampaikan Shin Tae-yong ketika menjalani wawancara bersama Deddy Corbuzier.

Pelatih asal Korea Selatan itu menjelaskan jika uang yang ditawarkan klub asal China kepada dirinya lebih besar ketimbang Indonesia.

Akan tetapi Shin Tae-yong memutuskan menolaknya dan memilih Indonesia karena berbagai alasan.

Salah satunya yakni banyaknya pemain potensial yang ada di Indonesia.

“Saya sudah berpengalaman di beberapa turnamen dan setelah itu saya mendapatkan tawaran dari Indonesia, saya juga mendapatkan tawaran dari klub profesional di China,” kata Shin Tae-yong.

“Saya lebih tertarik ke Indonesia karena di sini banyak pemain potensial.”

“Sebenarnya kalau melihat uang yang lebih banyak ya dari China tapi kalau melihat masa depan ya lebih ke Indonesia,” ujarnya.

Tak berselang lama Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengakui apa yang telah terjadi.

Iriawan tahu jika kala itu Shin Tae-yong memang ditawari untuk bergabung dengan klub asal China.

Namun dalam hal ini, Iriawan memilih melakukan pendekatan secara kekeluargaan dengan Shin Tae-yong.

Bahkan pria yang sering disapa Iwan Bule itu sudah menganggap Shin Tae-yong sebagai adiknya sendiri.

Selain itu, Iriawan juga menjanjikan memberikan fasilitas yang terbaik untuk Shin Tae-yong.

“Saya sama dia (Shin Tae-yong), kamu adik saya, umur tidak terlalu jauh,” ucap Mochamad Iriawan dalam wawancara bersama Deddy Corbuzier.

“Jadi kami keluarga besar, saya memang menerapkan kekeluargaan.”

“Saya penuhi semua, apartemen, kendaraan, saya jadi dekatlah,” ujarnya.

Sementara itu, Iriawan menyebut jika biaya yang dikeluarkan untuk Shin Tae-yong dan tim mencapai dua miliar rupiah perbulannya.

Angka tersebut belum termasuk fasilitas yang dimiliki Shin Tae-yong.

“Perbulan dua miliar di luar apartemen, kendaraan dan sebagainya, itu gaji pemain,”

“Kalau dia (Shin Tae-yong) 1,1 (miliar) lah,” tuturnya.