Persija Raih 4 Poin dari 3 Laga, Alberto Lungherini Jelaskan Kondisi Fisik Pemain

Persija Jakarta gagal meraih poin maksimal dalam tiga pertandingan awal seri keempat Liga 1 2021-2022 yang digelar di Bali.

Sempat meraih tiga poin pada laga melawan PSIS Semarang, grafik performa Persija seakan menurun pada dua pertandingan lainnya.

Tim Macan Kemayoran menyerah kalah dengan skor 1-2 dari Persipura dan hanya mampu bermain imbang melawan Persela.

Padahal, menurut pelatih fisik Alberto Lungherini, para pemain Persija Jakarta dinilai sudah memiliki kebugaran fisik yang baik.

Penilaian Alberto Lungherini merujuk pada kemampuan para pemain Persija mencetak gol pada menit-menit akhir pertandingan.

Pada laga melawan Persipura misalnya, Persija memperkecil keteringgalan menjadi 1-2 setelah Makan Konate mencetak gol pada menit ke-90.

Demikian pula pada pertandingan menghadapi Persela. Sempat tertinggal lebih dulu, Persija akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-81 melalui gol Marco Motta.

Menurut Alberto Lungherini, kemampuan para pemain Persija mencetak gol pada menit akhir menunjukkan bahwa kebugaran fisiknya bagus.

Namun ia akan terus mencoba meningkatkan level kebugaran fisik skuad Macan Kemayoran agar bisa memeroleh hasil sesuai dengan keinginan mereka.

“Kondisi fisik pemain kami bagus. Menurut saya sebelumnya kami hanya kuat bermain 60 menit saja. Kemudian tahap demi tahap kami tingkatkan untuk mencapai level 90 menit. Sekarang sudah terlihat hasilnya, terutama dari aspek menyerang,” kata Alberto Lungherini, dikutip dari laman klub.

“Kami bisa mencetak gol saat pertandingan memasuki fase akhir, yaitu gol Makan Konate (90’) dan Marco Motta (81’). Hal itu artinya kebugaran pemain masih terjaga hingga laga berakhir.”

“Tapi, tentu bila hasil pertandingan belum memihak berarti kami harus terus memperbaikinya lagi,” ia menambahkan.

Untuk itu, meningkatkan level kebugaran fisik menjadi salah satu fokus Persija dalam jeda waktu 10 hari antara pekan ke-20 dan ke-21 Liga 1 2021-2022.

“Sangat penting bagi kami untuk memberikan program kepada pemain untuk menjaga konsistensi kebugaran itu,” kata dia.

“Kami perlu menjaga stamina pemain, kekuatan, dan daya tahan dalam bermain,” ucap Alberto Lungherini.