Kinerjanya Kembali Disorot Bobotoh, Pelatih Persib Angkat Bicara

Kinerja Robert Rene Alberts sebagai pelatih Persib Bandung kembali mendapatkan sorotan tajam dari Bobotoh.

Robert Alberts menjadi sasaran kritik setelah tim berjulukan Maung Bandung itu kalah dari Bali United di pekan ke-20 Liga 1 2021-2022, Kamis (13/1/2022) lalu.

Bobotoh yang kecewa dengan kekalahan dari Bali United, bereaksi menuntut Alberts menanggalkan jabatan sebagai pelatih kepala Persib.

Seruan bertuliskan #reneout atau #robertout pun menggema di media sosial, dan sempat menjadi trending topic.

Situasi tersebut tentu menjadi tekanan tersendiri bagi Alberts. Pelatih asal Belanda itu menyadari situasinya.

Akan tetapi, dia enggan menjadikan hal tersebut sebagai sesuatu yang negatif. Sebab, dalam sepak bola, tekanan semacam itu adalah hal lumrah.

“Setiap pertandingan di sepak bola tentunya ada tekanan, karena itu bagian dari sepak bola. Setiap pertandingan ada tekanan untuk menang,” kata Alberts kepada wartawan, Senin (17/1/2022).

Kekecewaan Bobotoh bukannya tanpa sebab. Kekalahan dari Bali United menjadi hasil minor ketiga secara beruntun yang dialami Persib di laga besar, menghadapi tim papan atas.

Sebelumnya, Maung Bandung sempat kalah dari Arema FC (0-1) dan Persebaya Surabaya (0-3).

Hasil minor tersebut menempatkan Persib dalam situasi sulit dalam persaingan perburuan gelar juara musim ini.

Bahkan, Persib sudah terlempar dari posisi tiga besar di tabel klasemen sementara.

Saat ini, Persib menduduki posisi kelima dengan 37 poin. Maung Bandung tertinggal empat angka dari Arema FC yang berada di posisi pertama.

Meski dalam posisi yang sulit, Alberts optimistis kans Persib untuk menjadi juara di akhir musim masih terbuka lebar.

Melihat posisi dan selisih poin dengan tim-tim yang ada di atasnya, Persib memang belum sepenuhnya terlempar dari persaingan perebutan gelar juara.

“Dan seperti yang saya katakan bahwa kami masih berada di persaingan menuju tangga juara dan itu yang ingin kami lanjutkan,” tutur Alberts.

“Manchester City dua musim lalu sempat berada di posisi 11 di liga dan terpaut poin jauh dari nomor satu di akhir musim mereka bisa memenangi liga,” imbuh dia.

Hanya yang perlu diingat, setengah kaki Persib sebenarnya sudah terperosok karena kerap meraih hasil negatif di laga besar.

Persib kalah kala menghadapi tim-tim papan atas yang menjadi pesaing mereka dalam perburuan gelar juara Liga 1 musim ini.

Oleh karena itu, peningkatan performa wajib dilakukan Persib.

Maung Bandung harus menunjukkan sikap sebagai penantang gelar juara dengan konsisten meraih hasil positif dalam setiap pertandingan, tak terkecuali di laga besar.

“Pemenang liga tidak ditentukan sekarang tetapi di akhir dan kami ingin terus melaju. Kami percaya pada diri sendiri,” tegas Alberts.

“Kami harus melakukan yang lebih baik karena kami harus memenangkan pertandingan. Kami tahu, kami butuh tiga poin dan harus bekerja lebih baik lagi,” tutur pelatih Persib Bandung itu lagi.