Dua “Pelapis Super” Bikin Persebaya Tenang Mengarungi Liga 1

Persebaya Surabaya seperti tidak pernah kehabisan pemain yang punya kemampuan mengundang decak kagum.

Kali ini pujian mendarat kepada penyerang Samsul Arif dan kiper Andhika Ramadhani.

Keduanya dianggap sebagai “supersub” alias pelapis super yang membuat Persebaya Surabaya tetap tenang saat dihadapkan masalah absensi pemain selama Liga 1 2021-2022.

Samsul Arif (37 tahun) menyediakan solusi di tengah kekosongan sosok penyerang asing yang bisa diandalkan tim berjuluk Bajul Ijo itu.

Penyerang Persebaya asal Belanda, Arsenio Valpoort, tidak bisa langsung diandalkan sebagai starter mengingat dirinya baru bergabung dan masih perlu waktu beradaptasi.

Di usianya yang sudah tidak muda, Samsul Arif, sang penyerang asal Bojonegoro, tampil impresif dengan memberikan kontribusi nyata berupa gol kepada tim.

Samsul Arif mengemas hattrick kala Bajul Ijo menekuk Persikabo 3-2 pada pekan ke-18.

Kehadiran Samsul Arif pun membuat pelatih Persebaya, Aji Santoso, tenang dalam menjalankan rencana yang sudah disusun.

“Beberapa pertandingan ini Samsul Arif menunjukkan performa yang cukup bagus. Pada pertandingan kemarin melawan Persikabo dia mencetak hattrick, pada pertandingan lawan PSM juga main bagus,” kata Aji Santoso.

“(Saat melawan PSM) dia saya tarik keluar karena bagian dari tactical. Karena kami ingin mempertajam lagi supaya kondisinya tetap fresh. Yang kedua saya ingin memberikan jam terbang kepada Arsenio Valpoort supaya secepat mungkin beradaptasi,“ ucapnya lagi.

Pemain Persebaya Surabaya jelang kick off melawan PSM Makassar pada pertandingan pekan 19 Liga 1 2021-2022 yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Jumat (14/1/2021) malam.

Pemain Persebaya Surabaya jelang kick off melawan PSM Makassar pada pertandingan pekan 19 Liga 1 2021-2022 yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Jumat (14/1/2021) malam.(KOMPAS.com/SUCI RAHAYU)

Label “pelapis super” juga boleh disematkan kepada kiper Andika Ramadhani. Pemain produk internal Persebaya Surabaya ini juga membuat Aji Santoso tenang saat kiper Satria Tama dan Ernando Ari tidak bisa main.

Bahkan, Aji Santoso menyebut untuk urusan penjaga gawang, dirinya sudah seperti tutup mata.

Sebab, Andika Ramadhani sangat bisa diandalkan meskipun awalnya dipersiapkan sebagai kiper ketiga sebelum problem cedera menimpa Satria Tama.

Andika Ramadhani tampil cekatan kala Persebaya menang 2-1 atas PSM pada pekan ke-19 Liga 1, Jumat (14/1/2022)

“Saya melihat Andika selalu dalam performa yang meningkat, dia membuat penyelamatan penting pada menit-menit akhir yang didapatkan Ferdinand Sinaga di penalty box,” kata Aji Santoso, pelatih berusia 51 tahun.

“Jadi, anak ini memang tampil bagus terus. Jadi ini harus kami tingkatkan terus untuk pertandingan berikutnya,” ucap Aji Santoso mengakhiri.