Mengenal Ragnar Oratmangoen, Winger Eredivisie Belanda Yang Berpotensi Bela Timnas Indonesia

Sosok Ragnar Oratmangoen sedang menjadi perbincangan hangat publik Tanah Air setelah pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong, merekomendasikan namanya. Ia jadi satu di antara pemain keturunan yang mau dinaturalisasi.

Selain Ragnar, ada tiga pemain keturunan lainnya yang diinginkan Tae-yong berseragam timnas Indonesia. Mereka adalah Sandy Walsh, Jordi Amat, dan Mess Hilgers.

Sebetulnya tidak ada nama Ragnar pada daftar pemain keturunan untuk membela timnas Indonesia. Akan tetapi, Tae-yong memasukkannya usai mencoret Kevin Diks.

Alasan Tae-yong lebih memilih Ragnar, karena posisi Diks sama dengan Sandy Walsh. Ia ogah pemain keturunan yang dinaturalisasi beroperasi di tempat serupa.

Ragnar bisa menempati berbagai macam posisi di lini depan. Selain dapat bermain sebagai sayap kanan dan kiri, ia juga oke beroperasi menjadi gelandang serang.

Kelebihan tersebut yang bisa dimaksimalkan Tae-yong. Pesepakbola berusia 23 tahun tersebut juga punya postur yang ideal sehingga dapat dimanfaatkan dalam duel udara.

Tak berhenti di situ, Ragnar memiliki akurasi umpan mantap dan tembakan yang keras. Ia punya naluri yang baik dalam urusan membobol gawang lawan.

Ragnar pun menyambut positif keinginan Tae-yong. Ia menyatakan kesediaannya memperkuat timnas Indonesia usai melakukan pembicaraan lewat telepon dengan juru formasi berpaspor Korea Selatan tersebut.

Darah Indonesia Ragnar mengalir dari ayahnya yang berasal dari Maluku. Akan tetapi, sejak lahir ia sudah berada di Belanda karena nenek moyangnya bersama sejumlah orang Maluku datang ke negara tersebut pada 1950-an.

Perjalanan karier sepakbola Ragnar dimulai dengan memperkuat akademi tempat kelahirannya TOP Oss Youth. Selama berada di sana, ia diajarkan berbagai hal untuk menjadi pesepakbola profesional.

Saat usianya menginjak sepuluh tahun, Ragnar pindah ke NEC Nicmegen Youth. Ia lantas menempati berbagai jenjang usia.tim mulai dari U-17, U-19, U-21.

Selanjutnya, Ragnar kembali ke tim masa kecilnya FC Oss. Ia datang ke sana pada 2018 dengan status pinjaman dari NEC Nicmegen U-21.

Satu musim kemudian Ragnar memutuskan pindah ke SC Cambuur dengan status bebas transfer. Di klub tersebut ia bermain sebanyak 23 pertandingan dan mampu cetak sembilan gol dan dua assist.

Pada Juli tahun lalu, Ragnar direkrut klub Eredivisie Go Ahead Eagles. Sepanjang musim ini ia sudah bermain sebanyak 20 kali dalam semua ajang dan mampu cetak dua assist. (Goal.com Indonesia)