Persib Selalu Bermain Malam Hari untuk Seri 4 di BRI Liga 1, Robert Alberts Pasrah

Persib Bandung siap menatap seri 4 BRI Liga 1 2021/2022 yang dipusatkan di Pulau Bali. Tim berjulukan Maung Bandung akan melakoni duel kontra Persita Tangerang untuk pekan ke-18 BRI Liga 1, Jumat (7/1/2022) malam WIB.

Dua laga selanjutnya melawan tuan rumah Bali United (13/1/2022) dan lima hari kemudian bertemu Borneo FC. Menariknya, ketiga pertandingan awal di Pulau Dewat aini, Persib Bandung selalu bermain pada malam hari, atau sepak mula pukul 20.30 WIB.

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts pasrah dengan jadwal pertandingan Persib yang dilangsungkan malam hari di putaran kedua BRI Liga 1. Apapun kondisinya, tim pujaan Bobotoh siap mengarungi paruh kedua musim ini.

Terlebih, pasukannya sudah memiliki cukup pengalaman bermain malam hari di setiap pertandingan selama putaran pertama BRI Liga 1 2021/2022 kecuali saat lawan Persik Kediri yang digelar pada sore hari.

“Ya, ini sama seperti apa yang kami alami di Yogyakarta, mungkin yang berbeda hanya ketika laga terakhir saja (lawan Persik). Selain itu kami bermain di pukul delapan malam atau lebih,” ungkap Robert Alberts, Selasa (4/1/2022).

“Mari katakan seperti ini, kami dipaksa untuk melakukan aktivitas yang sebelumnya tidak kami lakukan. Kami melakukan itu karena kami cinta sepak bola, kami mencintai pekerjaan ini,” tambah Robert.

Menurut Robert, operator Liga 1 musim ini tidak bertanya terlebih dulu kepada klub terkait sistem kompetisi yang diberlakukan di BRI Liga 1 musim ini.

“Kami hanya diberitahu ini sistem liganya dan kami harus mengikuti itu,” cetus pelatih Persib Bandung asal Belanda ini.

Namun, jika melihat kualitas sepak bola dan apa yang terjadi kepada tim serta melihat standar dari perangkat pertandingan diakui Robert Alberts ada fakta bahwa banyak hal yang perlu dianalisa.

“Kini mereka memaksa kami berada di Bali selama tiga bulan dan berdasarkan kontrak yang kami miliki dengan klub maka itu harus kami ikuti. Tapi kami semua harus tahu, bahwa situasi ini sangat menyulitkan,” ujar eks pelatih PSM Makassar.

Saat ini ada 18 tim di Bali yang bersiap mengarungi putaran kedua BRI Liga 1 hingga Maret 2022 dan hanya tiga stadion yang tersedia. Semua tim harus melakukan yang terbaik dari kondisi yang ada.

“Saya rasa ada banyak perbedaan untuk pemain dan ofisial yang pastinya berat, tapi kami tetap melakukan yang terbaik untuk mendapat hasil yang membanggakan,” tegas Robert Alberts.

“Kami harus mengikuti peraturan dan besar harapan pemain bisa terus bugar dan sehat, begitu juga staff official. Dan secara mental juga kami bisa tetap kuat. Itu yang paling penting,” ucap Robert Alberts mengakhiri.