Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Vietnam Berburu Pemain Keturunan di Eropa

Asosiasi sepak bola Vietnam (VFF) tengah berupaya mencari pemain keturunan yang berkarier di Eropa.

Hal tersebut diupayakan VFF untuk memperkuat timnas Vietnam. VFF dikabarkan sudah bergerak untuk berburu beberapa pemain keturunan.

Melansir dari media Vietnam The Thao 247, salah satu pemain keturunan yang tengah diupayakan Vietnam adalah Gia Huy Phong.

Gia Huy Phong merupakan pemain yang bermain untuk tim asal Jerman, Wolfsburg.

Pemain yang berposisi sebagai gelandang ini menjadi bagian dari Wolfsburg U19.

“Federasi sepak bola Vietnam saat ini telah menerapkan rencana untuk merekrut bintang Vietnam di luar negeri yang bermain di Eropa,” tulis The Thao 247.

“Secara khusus, beberapa pemain kelahiran Vietnam yang pernah berlatih dan bermain di luar negeri berpeluang besar untuk kembali mengenakan seragam timnas Vietnam,” lanjut laporan media tersebut.

“Diantaranya, gelandang yang bermain untuk Wolfsburg U19, Gia Huy Phong,” sambung pernyataan The Thao 247.

Gia Huy Phong sudah lama berkarier di Jerman. Pemain yang kini berusia 17 tahun itu mulai menimba ilmu di tim muda asal Berlin, Frohnau.

Kemudian, dia pindah ke tim muda Hertha Berlin, lalu Tennis Borussia Berlin, hingga kini bersama Wolfsburg U19.

Langkah Vietnam ini praktis mengikuti jalan yang tengah dilakukan timnas Indonesia.

Adapun PSSI saat ini terus berupaya mewujudkan proses naturalisasi beberapa pemain keturunan yang ada di Eropa.

Setidaknya ada empat pemain yang sedang diincar PSSI. Mereka adalah Jordi Amat, Sandy Walsh, Mees Hilgers dan Ragnar Oratmangoen.

Demi merampungkan proses naturaliasi, federasi menunjuk Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani.

Kabar terakhir, Hasani Abdulgani mengaku bahwa proses naturasilasi Jordi Amat dan Sandi Wals sudah hampir selesai.

Sementara, Mees Hilgers masih memerlukan waktu. Di sisi lain, Ragnar Oratmangoen belum memberikan tanggapannya.

“Sampai hari ini dokumen yang sudah 90 persen lengkap baru dari Jordi Amat dan Sandy Walsh,” tulis Hasani Abdulgani, dilansir BolaSport.com dari instagram pribadinya, pada 22 Desember 2021.

“Dokumen Mess Hilgers belum lengkap, sedangkan Oratmangoen belum kasih kabar,” demikian pernyataannya. (Arif Setiawan/kompas)