Elkan Baggott Masuk Radar Klub Jepang, FC Tokyo

Kabar mengejutkan datang dari Elkan Baggott. Pemain Timnas Indonesia itu disebut masuk dalam radar klub Jepang, FC Tokyo.

Ketertarikan FC Tokyo terhadap Elkan Baggott muncul setelah penampilannya di Piala AFF 2020 bersama Timnas Indonesia. Elkan Baggott tampil mengesankan di lini belakang skuat Garuda.

Kehadiran Elkan Baggott diharapkan bisa membuat lini belakang FC Tokyo kukuh dan sukar ditembus. Rencana itulah yang ingin diwujudkan FC Tokyo sebelum J-League 1 2022 bergulir.

“FC Tokyo menunjukkan ketertarikan terhadap bek Ipswich Town, Elkan Baggott. Bek Timnas Indonesia itu memiliki tinggi badan, tingkat kemenangan duel udara, dan pembawaan bola yang baik,” tulis akun Twitter @FCTOKYO_WATCH.

Bila ketertarikan FC Tokyo benar, maka akan menjadi opsi yang menarik buat Elkan Baggott. Meskipun bermain di Ipswich Town, Elkan Baggott musim ini belum pernah tampil di skuat senior.

Elkan Baggott lebih banyak menghabiskan kariernya di Ipswich Town U-23. Ini bisa jadi alasan kuat bagi sang pemain untuk mencoba petualangan baru di luar Inggris.

Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, tetap bangga dengan pencapaian yang diraih pada Piala AFF 2020. Menurut Elkan, penampilan Skuad Merah Putih sudah bagus pada turnamen dua tahunan tersebut.

“Saya sangat bangga dengan apa yang kami capai pada turnamen ini. Memalukan kalah di final, akan tetapi masa depan cerah akan datang,” kata Elkan Baggott di akun Instagram-nya.

“Terima kasih banyak Indonesia untuk dukungannya,” tegas pemain Ipswich Town itu.

Piala AFF 2020 menghadirkan pengalaman yang mungkin tak akan dilupakan Elkan Baggott. Sepanjang turnamen, Baggott banyak menemui kendala dalam membela Timnas Indonesia.

Dia sempat melewatkan satu laga Timnas Indonesia karena harus menjalani masa karantina mandiri selama lima hari. Penyebabnya adalah Elkan Baggott diketahui berada satu pesawat dengan penumpang yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Baggott juga harus melewatkan leg 2 final Piala AFF 2020 melawan Thailand. Sang bek dilarang tampil bersama Victor Igbonefo, Rizky Dwi, dan Rizky Ridho karena diklaim melanggar aturan bubble yang diterapkan selama turnamen.