PSSI Berharap Varian Baru Corona Tak Ganggu Seri 4 Liga 1 di Bali

PSSI sangat berharap agar lanjutan Seri 4 Liga 1 yang berlangsung di Bali, tidak terganggu dengan isu merebaknya varian baru virus corona yang berkembang belakangan ini.

Varian baru itu bernama Omicorn, yang sudah berkembang di sejumlah negara Asia. Hal itu bisa jadi akan berlanjut ke Indonesia pada pergantiam tahun nanti.

Maka dari itu, PSSI berharap isu ini tidak mengganggu persiapan dalam gelaran kompetisi sepak bola. Yakni Seri 4 Liga 1 2021/2022, yang segera berlangsung di Bali mulai 5 Januari 2022 mendatang.

“Kita berharap sepak bola tidak terganggu. Kita percaya pemerintah bisa menangani ini,” ucap Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi kepada media di Malang, Senin (27/12/21).

Pasalnya, kesiapan Bali dalam menggelar lanjutan series Liga 1 sudah 95 persen. Stadion dan lapangan latihan sudah tersedia, begitu pun dengan rangkaian jadwal yang sudah tersusun untuk 3 matchday awal.

“Stadion sudah dibangun luar biasa oleh Kementerian PUPR. Jadi, semoga Liga 1 seri 4 di Bali berlangsung lancar. Tidak terganggu isu Omicorn ini,” sambung dia.

Harapan besar itu pun tak hanya mencakup persiapan kompetisi di Bali. Namun, PSSI juga tengah bersiap mematangkan agenda lebih besar lagi dalam 2 tahun ke depan.

“Rencananya FIFA akan hadir untuk memantau kesiapan Indonesia juga. Saat ini juga, kami sedang menyelesaikan urusan adminitrasi perihal Piala Dunia (U-20 pada 2023) nanti,” tutur Yunus Nusi.

PSSI bersama LIB sendiri menyiapkan 3 stadion untuk menggelar Liga 1 Bali. Ketiganya yakni Stadion Kapten I Wayan Dipta di Gianyar serta Stadion Kompyang Sujana dan Ngurah Rai di Denpasar, sedangkan Stadion Samudra di Kuta sebagai alternatif.