Persib Dijanjikan Bonus jika Raih 3 Kemenangan Beruntun di Putaran Kedua BRI Liga 1

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, berjanji menggelontorkan bonus kepada tim asuhan Robert Alberts apabila mampu meraih tiga kemenangan beruntun di putaran kedua BRI Liga 1 2021/2022 yang akan mulai digelar pada Januari 2022.

Janji tersebut dilontarkan oleh Umuh Muchtar setelah melihat sesi latihan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (29/12/2021).

“Ya, saya sudah bilang kepada para pemain dan tim pelatih, apabila meraih kemenangan dalam tiga pertandingan, saya akan memberikan bonus kepada mereka,” ujar mantan manajer Persib Bandung itu.

Namun, Umuh Muchtar enggan menyebutkan berapa nilai bonus yang dijanjikannya kepada Persib Bandung jika Beckham Putra Nugraha dkk. mampu meraih tiga kemenangan secara beruntun itu.

Satu yang pasti, menurut Umuh, pihaknya selalu memberikan motivasi kepada semua pemain Persib Bandung dan meminta skuad asuhan Robert Alberts lebih fokus dan serius dalam setiap pertandingan.

“Pokoknya mereka harus berkonsentrasi, menjaga kebugaran. Hal itu yang utama karena siapa pun pemain kalau sampai kurang tidur atau pikirannya terganggu, itu akan mengganggu konsentrasi ketika bertanding,” ujar Umuh Muchtar.

“Saya juga menekankan bahwa ketika melawan Persita Tangerang nanti, jangan menganggap enteng dan semua harus tetap waspada, tetap semangat, dan jangan membuat pelanggaran yang tidak perlu,” lanjut Komisaris Persib Bandung itu.

Umuh Muchtar mengambil contoh Timnas Indonesia ketika bertanding melawan Singapura di leg kedua semifinal Piala AFF 2020, di mana tim asuhan Shin Tae-yong hampir kebobolan banyak gol lantaran banyak melakukan pelanggaran yang tidak perlu dilakukan.

“Semoga itu bisa menjadi contoh buat pelatih dan pemain Persib untuk putaran kedua nanti. Semoga apa yang sudah digariskan, diberikan arahan oleh pelatih, harus dilaksanakan dan diikuti,” tegas Umuh.

“Saya yakin tim pelatih melihat langsung apa yang salah dan yang benar. Apa yang kurang dan apa yang lebih. Jadi semua harus bisa mengikuti,” lanjut pria berusia 73 tahun itu mengakhiri.