Dua Pemain Baru Bergabung, Pelatih Persib “Pede” Tatap Persaingan di Putaran Kedua Liga 1

Dua pemain anyar Persib Bandung sudah bergabung bersama skuad Maung Bandung jelang keberangkatan tim ke Bali demi menghadapi putaran kedua Liga 1 2021-2022.

David da Silva menjadi pemain anyar pertama Persib yang lebih dulu bergabung bersama skuad Maung Bandung. Penyerang asal Brasil itu sudah ikut dalam sesi latihan tim sejak Senin (27/12/2021).

Setelah Da Silva, giliran Bruno Cantanhede yang akhirnya tiba di Bandung pada Kamis (30/12/2021).

Pemain berusia 28 tahun itu langsung bertolak ke Bandung, setelah menjalani masa karantina mandiri selama 10 hari di Jakarta.

Setibanya di Bandung, Cantanhede tidak langsung bergabung dalam sesi latihan tim.

Dia dijadwalkan untuk terlebih dahulu menjalani tes medis pada Jumat (31/12/2021).

Besar kemungkinan, Cantanhede baru akan menjalani latihan secara efektif bersama tim Persib di Bali.

Pelatih Persib Robert Rene Alberts menyambut positif kedatangan dua pemain barunya.

Kehadiran Da Silva dan Cantanhede diharapkan Alberts bisa mendongkrak produktivitas lini depan Persib di putaran kedua.

“Kami sangat positif karena sudah memiliki tambahan kekuatan penyerangan, yang mana itu adalah bahan perhatian kami,” kata Alberts kepada wartawan.

Foto ilustrasi Bruno Cantanhede (kiri) dan David da Silva. Bruno Cantanhede dan David da Silva menjadi dua pemain baru Persib Bandung untuk paruh kedua kompetisi Liga 1 2021-2022. (Sumber foto: Tangkapan layar situs resmi Persib)

Foto ilustrasi Bruno Cantanhede (kiri) dan David da Silva. Bruno Cantanhede dan David da Silva menjadi dua pemain baru Persib Bandung untuk paruh kedua kompetisi Liga 1 2021-2022. (Sumber foto: Tangkapan layar situs resmi Persib)(Dok. Persib)

Pelatih asal Belanda itu mengatakan, produktivitas lini depan menjadi salah satu evaluasi Persib usai melakoni 17 pertandingan di putaran pertama Liga 1 2021-2022.

Selama putaran pertama, Persib mengandalkan Geoffrey Castillion, Wander Luiz, dan Ezra Walian sebagai juru gedor utama.

Secara kuantitas, kreasi ketiganya memang cukup produktif dengan menyumbangkan 10 dari 25 gol untuk Persib di putaran pertama.

Wander Luiz menjadi penyumbang gol terbanyak dengan enam gol. Adapun empat gol lainnya didapatkan melalui koleksi tiga gol Geoffrey Castillion dan satu gol dari Ezra Walian.

Meski begitu, ketajaman lini depan Persib belum benar-benar memuaskan.

Pasalnya, Wander Luiz dkk kerap menunjukkan performa inferior dalam laga besar.

Kala menghadapi kesebelasan papan atas, terutama yang dianggap sebagai selevel atau tim rival di Liga 1, barisan depan Maung Bandung cenderung tak berkutik.

Majalnya lini serang dalam laga besar, tak dimungkiri turut berdampak pula pada hasil yang diraih Persib, khususnya di laga besar.

“Jika menganalisis putaran pertama, kami adalah tim yang stabil terlihat dari posisi di klasemen dan itu adalah hasil pantas,” tutur Alberts.

“Kendati demikian, meski berada di posisi dua serta jadi tim paling produktif kedua, kami masih kurang di lini depan,” imbuh dia.

Perombakan di lini depan pun dilakukan Persib dengan mencoret Wander Luiz dan Castillion dari skuad. Sebagai gantinya, Persib mendatangkan Da Silva dan Cantanhede.

Optimisme pun dilambungkan Alberts terhadap kedua pemain barunya. Dia berharap, kombinasi dua pemain asal Brasil itu berdampak positif bagi performa Persib di putaran kedua.

“Kini kami sudah mengubahnya, coba bermain seperti di putaran pertama tapi menambah daya gedor dengan mendatangkan dua striker baru,” tegas Alberts. (kompas)