Kalah dari Dewa United, PSMS Medan Belajar Banyak di Babak 8 Besar Liga 2 2021

Mimpi tampil di semifinal Liga 2 2021 harus dipendam para pemain PSMS Medan setelah kalah dari Dewa united, Kamis (23/12/2021) malam.

Di Stadion Pakansari, Bogor, PSMS sebenarnya lebih dominan dalam hal penguasaan bola. Namun mereka tidak cukup banyak menciptakan peluang.

Dari beberapa peluang yang dimiliki, Ayam Kinantan, julukan PSMS, hanya melepaskan dua tembakan tepat sasaran ke gawang Dewa United.

Dan pada fase akhir laga, justru Dewa United yang berhasil mencetak gol. Aksi Muhammad Dwi Rafi pada menit ke-87 menutup perjalanan PSMS di Liga 2 2021.

Sisa waktu yang tersisa tak cukup untuk sekadar menyamakan kedudukan. Kalah 0-1 dari Dewa United membuat PSMS harus puas menjadi juru kunci Grup Y Liga 2 2021.

Pelatih PSMS, Ansyari Lubis, mengungkapkan bahwa Rahmad Hidayat dan kolega sudah tampil spartan untuk mengamankan tiga poin di laga melawan Dewa United.

Oleh sebab itu, ia berterima kasih atas perjuangan para pemainnya di lapangan dan mengaku mendapat pelajaran berharga dari pencapaian PSMS di Liga 2 2021.

“Saya apresiasi pemain saya, mereka begitu spartan malam hari ini. Yang pasti ini menjadi pembelajaran buat saya mungkin juga buat seluruh pemain PSMS,” kata Ansyari Lubis.

Ansyari Lubis tak lupa untuk meminta maaf kepada masyarakat Medan atas hasil negatif yang diperoleh Ayam Kinantan pada babak 8 besar Liga 2 2021.

Dua kekalahan dan satu hasil imbang membuat PSMS harus mengakhiri perjalanannya di Liga 2 2021 sebelum mencapai fase semifinal.

“Kami memohon maaf kepada seluruh seluruh pecinta sepak bola di Sumatera Utara, khususnya Medan, karena di pertandingan terakhir kami tidak memberikan hasil yang bagus dan kami pulang lebih cepat,” ujar Ansyari Lubis.

Senada dengan sang pelatih, bek PSMS, Afiful Huda, menyebut para pemain sangat kecewa dengan raihan mereka di babak 8 besar Liga 2 2021.

PSMS pun harus mengikhlaskan tiket promosi ke Liga 1 musim depan dan memulai perjuangan dari awal lagi di Liga 2 musim depan.

“Kami pemain sudah maksimal mungkin untuk memenangkan pertandingan, dan mungkin rezeki belum datang,” ucap Afiful Huda.

“Kami juga sama-sama di dalam pertandingan tadi kami sangat kecewa, dan kami juga minta maaf kepada masyarakat Medan karena kami tidak bisa melanjutkan ke babak selanjutnya.”