Aksi Senonoh, Komdis PSSI Resmi Hukum Patrich Wanggai

Komite Disiplin PSSI telah merilis keputusan terbaru mereka berdasarkan sidang yang dilakukan pada 21 Desember. Salah satu keputusan yang lahir adalah memberi hukuman kepada striker milik Sulut United, Patrich Wanggai.

Pada laga antara Dewa United dan Sulut United, terjadi drama dengan protes berlebihan dari pemain Sulut United kepada kepemimpinan wasit. Protes itu terjadi karena wasit menunjuk titik putih, setelah Yudi Khoerudin melanggar Rangga Muslim.

Setelah penalti tersebut, para pemain Sulut banyak melakukan protes dan mulai susah mengendalikan emosi. Akibatnya, Ricky Nelson sampai dikartu merah karena melakukan dorongan kepada pemain Dewa United. Selain itu, Patrich Wanggai ikut melakukan aksi tidak terpuji.

Ketika digantikan pada babak kedua, Wanggai kedapatan kamera melakukan gesture senonoh dengan memperlihatkan alat kelamin meski tetap menggunakan celana. Komdis pun menetapkan perilaku tersebut salah, dan Wanggai harus dihukum larangan bermain, serta denda.

Selain hukuman untuk dua anggota Sulut United, sidang Komdis terbaru juga turut memberikan hukuman pada Sriwijaya FC, hingga PSMS Medan. Babak 8 besar Liga 2 2021 yang digelar di Bogor dan Cikarang sudah mencapai akhir, dan sebentar lagi akan ditentukan empat tim yang melaju ke semi-final.

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, tanggal 21 Desember 2021

1. Tim PSMS Medan

– Nama kompetisi: Liga 2

– Pertandingan: PSMS Medan vs Sulut United

– Tanggal kejadian: 16 Desember 2021

– Jenis pelanggaran: Melanggar aturan dengan masuknya tamu VIP ke ruang ganti tim PSMS Medan di mana tamu tersebut tidak terdaftar dalam daftar ofisial yang disahkan serta tidak ada di daftar susunan pemain (DSP) sebagai ofisial tim

– Hukuman: Denda Rp. 50.000.000

2. Tim Sriwijaya FC

– Nama kompetisi: Liga 2

– Pertandingan: Persis Solo vs Sriwijaya FC

– Tanggal kejadian: 19 Desember 2021

– Jenis pelanggaran: Tanggung jawab terhadap tingkah laku buruk penonton. Setelah selesai pertandingan ada lebih dari 1 orang suporter tim Sriwijaya FC turun dari tribun masuk ke dalam lapangan

– Hukuman: Denda Rp. 25.000.000

3. Panitia pelaksana, PT. Liga Indonesia Baru

– Nama kompetisi: Liga 2

– Pertandingan: Persis Solo vs Sriwijaya FC

– Tanggal kejadian: 19 Desember 2021

– Jenis pelanggaran: Kegagalan menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan. Setelah selesai pertandingan ada lebih dari 1 orang suporter tim Sriwijaya FC turun dari tribun masuk ke dalam lapangan

– Hukuman: Denda Rp. 20.000.000

4. Pelatih kepala tim Sulut United, Sdr. Ricky Nelson Gideon Ndun

– Nama kompetisi: Liga 2

– Pertandingan: Sulut United vs Martapura Dewa United

– Tanggal kejadian: 20 Desember 2021

– Jenis pelanggaran: Tingkah laku buruk terhadap pemain lawan atau orang-orang selain dari perangkat pertandingan. Melanggar fairplay dengan cara melakukan penyerangan mendorong pemain lawan dan mendapatkan kartu merah langsung

– Hukuman: Larangan mendampingi tim 2 pertandingan dan denda Rp. 10.000.000

5. Pemain tim Sulut United, Sdr. Patrich Steve Wanggai

– Nama kompetisi: Liga 2

– Pertandingan: Sulut United vs Martapura Dewa United

– Tanggal kejadian: 20 Desember 2021

– Jenis pelanggaran: Memprovokasi masyarakat. Pada saat pergantian pemain, keluar lapangan melakukan gerakan tidak pantas dengan cara menunjukkan kemaluan meskipun menggunakan celana ke arah penonton

– Hukuman: Larangan bermain 2 pertandingan dan denda Rp. 50.000.000.