Bobotoh Sebut Keputusan Persib Lepas Wander Luiz dan Geoffrey Castillion Tepat

Wander Luiz dan Geoffrey Castillion akhirnya berpisah dengan Persib Bandung. Manajemen Persib melepas kedua pemain ini karena kontraknya berakhir pada Desember 2021.

Kabar hengkangnya Wander Luiz dan Geoffrey Castillion memang sudah mencuat jelang putaran pertama berakhir, tepatnya saat menghadapi Persik Kediri pada pekan ke 17 BRI Liga 1 2021/2022.

Keputusan manajemen Persib melepas Luiz dan Geoffrey mendapat tanggapan dari seorang pentolan Bobotoh, Tedi Ekek. Menurut dia, manajemen sudah tepat melepas Luiz dan Geoffrey.

Hal ini karena penampilan kedua pemain tersebut kurang maksimal selama putaran pertama. Meskipun, Persib Bandung menjadi satu diantara tim yang paling produktif dalam urusan mencetak gol.

“Kalau melihat dari putaran pertama itu ya untuk lini depan memang kurang, jadi bukan dari desakan bobotoh pun mungkin manajemen juga sudah melihat striker tidak bekerja dengan baik,” ujar Tedi kepada wartawan, Jumat (17/12/2021).

Tedi juga senang karena Persib Bandung gerak cepat mendapatkan penggantinya. Sejauh ini, manajemen baru mendatangkan bomber asal Brasil, David Da Silva.

Pemain berusia 32 tahun ini diikat kontrak selama dua tahun. David Da Silva sebelumnya memperkuat klub Liga Malaysia, Terengganu FC.

Namun, Tedi berharap manajemen merekrut satu penyerang lokal untuk mengarungi putaran kedua. Selama ini, lini depan Persib selalu dihuni pemain-pemain asing.

“Akhirnya ada perubahan di depan, dan penggantinya pun jangan striker asing dua-duanya harus ada striker lokal juga, kita gak punya striker lokal,” katanya.

Disinggung mengenai perfoma lini tengah dan belakang, Tedi melihat bahwa sektor tersebut tidak terlalu dikhawatirkan. Menurutnya, lini tengah dan belakang sudah cukup tangguh sehingga tidak perlu pemain tambahan.

“Sebenarnya tim audah bagus dari tengah dan belakang, hanya kekurangannya itu depan. Sepak bola itu menciptakan gol bukan menciptakan peluang,” paparnya.

“Untuk tengah dah belakang saya rasa gak ada masalah, cuma kalau bisa rotasi lah begitu kita kehilangan satu dua pemain kunci kita jadi agak beda permainannya,” tambah dia.