Arema FC inventarisasi kebutuhan pemain saat jendela transfer dibuka

Manajemen Arema FC menyatakan telah melakukan inventarisasi kebutuhan pemain pada tim berjuluk Singo Edan tersebut seiring dibukanya jendela transfer BRI Liga 1 2021.

Manajer Ad Interim Arema FC Ali Rifki di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis, mengatakan Arema FC memilih untuk bersikap cermat dalam memanfaatkan jendela transfer BRI Liga 1 2021

“Sebenarnya, untuk inventarisasi kebutuhan apa saja dan apa yang harus dilakukan, jelang putaran kedua sudah dilakukan. Namun, sekali lagi, kita harus cermat,” kata Ali.

Ali menjelaskan kebutuhan masing-masing tim tidak bisa disamakan sehingga manajemen Arema FC akan bersikap cermat dalam memanfaatkan jendela transfer. Manajemen juga tidak ingin berjudi dan merombak komposisi pemain yang ada.

Jendela transfer BRI Liga 1 2021, berdasarkan surat yang diterima oleh Arema FC dari PT Liga Indonesia Baru, akan berlangsung hingga 12 Januari 2022. Hal ini berarti Arema FC memiliki cukup waktu untuk mempertimbangkan secara matang.

“Kebutuhan masing-masing tim tidak bisa disamakan. Pelatih tentu memiliki perhitungan sendiri terkait ini (jendela transfer), peta kekuatan tim-tim yang akan menjadi lawan Arema FC di putaran kedua juga terus kita ikuti,” tambah Ali.

Pada putaran kedua BRI LIga 1 nanti, lanjutnya, seluruh komponen tim Singo Edan memiliki target untuk meraih hasil yang lebih baik. Hasil putaran pertama menjadi modal berharga bagi Arema FC dengan mengemas 33 poin dan berada dalam tiga besar klasemen.

“Tentu saja kalau target kita selalu menargetkan yang lebih tinggi, apalagi kita berada dalam tiga besar, notabene berada dalam persaingan perebutan juara,” ujar Ali.

Dibandingkan dengan tim-tim lainnya, Arema FC memiliki tabungan satu pertandingan dengan memulai laga di pekan ke-17 dengan melawan Persikabo 1973 pada 5 Januari 2022.

Laga ini seharusnya berada di putaran pertama, namun diundur karena berbarengan dengan agenda Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Saat ini Singo Edan berada pada urutan ketiga klasemen di bawah Bhayangkara FC dan Persib Bandung.