Piala AFF 2020: Pelajaran yang Bisa Dipetik Timnas Indonesia dari Kekalahan Telak Malaysia

Timnas Indonesia bisa mengambil pelajaran di balik kekalahan besar Malaysia atas Vietnam di Piala AFF 2020.

Malaysia baru saja digulung Vietnam tiga gol tanpa balas di Bishan Stadium, Singapura, Minggu (12/12/2021).

Ketiga gol Vietnam dicetak oleh Nguyen Quang Hai (32′), Nguyen Cong Phuong (36′), Nguyen Hoang Duc (89′).

Ini menjadi kekalahan perdana Harimau Malaya setelah dua laga sebelumnya berhasil menang telak atas Kamboja (3-1) dan Laos (4-0).

Bagi timnas Indonesia, kekalahan tersebut bisa menjadi pelajaran berhaga karena mereka akan berjumpa Vietnam pada matchday ketiga, Minggu (19/12/2021).

Pelatih timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe menyebut pasukannya sebenarnya sudah memiliki persiapan cukup matang.

Safawi Rasid dkk juga dibekali strategi khusus untuk meredam perlawanan pasukan Park Hang-seo.

Namun Tan Cheng Hoe menilai bahwa kondisi mental anak asuhnya mengalami penurunan, terutama saat babak pertama.

Andai pemainnya lebih percaya diri dan berani, dirinya percaya hasilnya mungkin juga akan berbeda.

“Kami terlalu menghormati Vietnam,” ucap Tan Cheng Hoe.

“Saya pikir kami kalah bukan karena kesalahan taktik tetapi saya melihat kami bermain terlalu hati-hati dan hanya bertahan di babak pertama,” jelasnya.

“Tim saya tidak bisa menguasai dan mengontrol bola seperti biasa di pertandingan ini,” imbuhnya.

Kondisi fisik dan psikis yang cukup harus dipersiapkan dengan baik oleh timnas Indonesia jika tidak ingin mengulang kesalahan Malaysia.

Hanya, Evan Dimas dkk memiliki waktu istirahat yang sedikit jelang menghadapi Vietnam, yakni tiga hari.

Oleh karena itu, Shin Tae-yong harus mencari solusi terbaik saat latihan agar stamina pemain tidak terlalu menurun.

Apalagi saat menumbangkan Laos, skuad Garuda terus memainkan pressing tinggi, yang mana menguras tenaga pemain.