Bek Asing Persebaya Dapat Panggilan Membela Timnas Sierra Leone untuk Piala Afrika 2021

Bek asing Persebaya Surabaya, Alie Sesay, memetik buah perjuangannya selama tampil apik di BRI Liga 1 2021/2022. Pemain berusia 27 tahun itu mendapat panggilan negara untuk bergabung Timnas Sierra Leone.

Rencanaya, Alie Sesay akan masuk skuat tim yang akan bertanding di Piala Afrika 2021 yang digelar Januari 2022. Sierra Leone berada di grup E, berasing dengan Aljazair, Pantai Gading, dan Guinea.

Alie Sesay tentu saja merasa sangat bangga dengan pemanggilan ini. Sebab, dia terakhir mendapat kesempatan itu pada 2019 lalu. Pemain kelahiran Inggris itu juga baru membukukan empat caps di level internasional.

“Ya, saya baru saja dapat panggilan untuk bergabung dengan training centre (TC) timnas. Semua pemain, termasuk saya, pasti senang untuk tampil bersama tim nasional. Jadi, ini adalah sebuah kehormatan. Tentu saja saya akan menerima panggilan itu,” ucapnya.

Bek 28 tahun itu antusias dengan menatap Piala Afrika 2022. Saat ini timnas Sierra Leone tengah melakukan pemusatan latihan di negaranya, sedangkan Alie Sesay masih berada di Surabaya. Dia diharapkan bisa pulang dan bergabung dengan rekan-rekannya.

Jika bergabung Timnas Sierra Leone, Persebaya harus kehilangan Alie Sesay sampai Januari mendatang. Kondisi ini tentu kurang menguntungkan mengingat sudah ada empat pemain yang tampil membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2020.

Di antaranya adalah Ernando Ari Sutaryadi, Rizky Ridho, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya. Lantas, apakah jajaran pelatih dan manajemen klub Persebaya akan memberi kesempatan untuk Alie Sesay membela negaranya?

“Saya belum tahu. Saya harus komunikasi dengan manajemen dulu,’’ ujar Aji Santoso, pelatih Persebaya.

Alie Sesay sendiri merupakan tumpuan lini belakang Persebaya. Bersama Arif Satria, posisinya sebagai bek tengah tidak tergantikan. Total, bek 28 tahun itu sudah tampil dalam 13 laga. Dia mencatatkan 43 intersep, 30 sapuan, dan 14 tekel sukses.

Nama satu ini juga sosok penting di balik kegemilangan Bajul Ijo dalam memetik lima clean sheet secara beruntun selama seri ketiga BRI Liga 1. Alie adalah palang tangguh dalam menahan serangan tim lawan.

Tentu saja kekuatan lini belakang bakal tereduksi jika Alie absen di BRI Liga 1. Dia tahu kalau posisinya di klub sangat krusial. Meski mendapatkan panggilan timnas, dia tetap menyerahkan semua kepada manajemen dan tim pelatih.

“Jika memang seperti itu, tidak masalah. Saya akan dengan senang hati membantu tim untuk melanjutkan tren positif di lini belakang kami. Kami akan melihat situasi ke depan seperti apa,” tutur mantan pemain Leicester City itu.