ASBWI Punya Ketua Baru, Targetkan Tingkatkan Prestasi Timnas Wanita

Nadalsyah terpilih sebagai ketua (ASBWI). Ia resmi menggantikan Papat Yunisal yang sebelumnya menjabat sebagai ketua.

Dalam Kongres Biasa Pemilihan ASBWI di Jakarta, Sabtu (11/12/2021), Nadalsyah terpilih secara aklamasi. Ia maju sebagai calon tunggal dan mendapat restu dari para voters Asosiasi Provinsi (Asprov).

Sebanyak 12 Asprov yang ikut dalam kongres ini adalah Asprov PSSI seperti Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Jawa Barat, Bali, Bengkulu, Sumatera Selatan, Jambi, Papua, Sulawesi Selatan dan Banten.

Mereka mempercayai Nadalsyah untuk menjabat ASBWI periode 2021-2025. Ia akan dibantu oleh Wakil Ketua yakni Monica Desideria dan tiga orang Komite Eksekutif yakni Zulkarnaen, Hatir Sata Tarigan, dan Viola Kurniawati.

Program terdekat adalah berusaha mendukung Wanita yang akan tampil di Wanita 2022 yang akan digelar di India.

“Perhatian pertama kami adalah bahwa pada tanggal 21 Januari nanti wanita akan mewakili negara di india. Itu salah satu fokus pertama. Untuk menyukseskan dan bisa lolos ke final,” kata Nadalsyah saat memberikan keterangan pers, seusai terpilih sebagai ketua ASBWI.

“Kedua, kami akan mempersiapkan Piala AFF Wanita 2023, yang mungkin persiapan akan lama, minimal satu tahun TC (pemusatan latihan). Nantinya kami akan merekrut pemain dari 34 provinsi dan janji tak ada lagi (pemain) dari keluarga-keluarga di kepengurusan kami,” ujarnya menambahkan.

“Kami akan memilih minimal 60 orang yang akan dipanggil TC. Harus pemain berkualitas yang akan dipertahankan sampai 2023 mengikuti AFF,” katanya lagi.

Sementara itu, masalah klasik sepakbola wanita adalah minimnya kompetisi. PSSI cuma punya Piala Pertiwi yang biasanya menjadi ajang paling bergengsi untuk sepakbola wanita.

Putri pernah diselenggarakan untuk pertama kalinya pada 2019 lalu. Tapi tak dilanjutkan lagi pada 2020 setelah pandemi COVID-19 menghantam Indonesia.

Soal , ASBWI belum berani berjanji akan menyelenggarakan lagi pada 2022 mendatang. ASBWI kepengurusan terbaru masih menunggu keputusan PSSI.

“Tadi () menyampaikan akan memberikan mandat untuk menyelenggarakan kompetisi ini. Kami akan menunggu surat mandat itu,” tutur Exco ASBWI Hatir Sata Tarigan.
“Mungkin kami akan melaksanakan (Liga 1 Putri) sekitar Agustus (2022) nanti. Kami tunggu mandat itu,” ucapnya.

Sebagai informasi, ASBWI adalah salah satu dari tiga asosiasi di bawah PSSI selain Asosiasi Futsal dan Asosiasi Pelatih Indonesia. ASBWI punya hak voting dalam Kongres PSSI.

Berita Terkait